
Lampung Geh, Bandar Lampung – Beredar video viral memperlihatkan puluhan pelajar ricuh saat pertandingan basket Honda DBL pada Selasa (14/2) malam.
Berdasarkan video yang diterima Lampung Geh, terlihat kericuhan itu terjadi di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung. Tampak petugas kepolisian telah berada di lokasi untuk membantu melerai kericuhan tersebut.
Panitia basket Honda DBL, Andika mengatakan peristiwa kericuhan itu terjadi pada saat pertandingan basket antara SMA 2 Bandar Lampung dengan SMA YP Unila.

“Kalo yang ricuh itu tadi oknum karena tadi SMA 2 melawan SMA YP Unila tapi yang ricuh itu ternyata dari info yang saya terima dari anak SMA 10 dan SMA 14 tapi udah clear, miskomunikasi di situ mungkin karena ada pribadi segala macem tapi udah clear,” katanya, Rabu (15/2).
Andika menyebut pemicu kericuhan itu terjadi diduga disebabkan oleh pertandingan sebelumnya.
“Mungkin dari event-event sebelumnya mungkin yah gengsi antar SMA pernah dikalahkan atau nggak sebelumnya saya juga kurang tau, info dari pribadi. Bukan mengacu ke semua tim yah tapi untuk pribadi,” ucapnya.
Namun, ia menegaskan kericuhan itu telah berhasil diselesaikan melalui peraturan pertandingan basket, di mana supporter yang tidak mengikuti aturan akan diskualifikasi.
“Sementara ini acara masih berjalan dengan aman, ada sedikit miskomunikasi, nggak ada yang terluka, itu bisa ditangani oleh panitia karena kita punya prosedur untuk supporter tim siapa yang mulai duluan itu akan kita diskualifikasi, dan tidak bisa mengikuti DBL ditahun-tahun berikutnya,” pungkasnya. (*)
Editor: Bella Sardio






















Discussion about this post