Lampung Geh, Bandar Lampung – Pria tanpa identitas ditemukan tewas gantung diri di Pohon Akasia Gunung Camang di Jalan Yazir Hadi Broto, Tanjung Gading, Kedamaian, Selasa (4/1).
Mayat pria tersebut ditemukan pertama kali oleh penambang batu sekira pukul 07.30 WIB. Selanjutnya, penambang batu tersebut melaporkan ke Polsek Tanjung Karang Timur.

Kapolsek Tanjung Karang Timur Kompol Dony Aryanto mengatakan mayat pria tersebut pertama ditemukan menggantung di pohon akasia yang tingginya 4 meter dan 150 meter dari lokasi penambangan batu.
“Ada pekerja penambang batu yang menemukan mayat sekitar pukul 7.30, lalu ia melaporkan ke pihak setempat baru sekitar 8.30 melaporkan adanya penemuan itu ke sini (Polsek),” kata Dony, Selasa (4/1).
“Info itu kami segera meluncur ke lokasi,” sambungnya.

Selanjutnya, tim dari INAFIS Polresta Bandar Lampung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan pengevakuasian korban.
“Lalu Ditemukan adanya tanda-tanda gantung diri, kemudian mayat tersebut dibawa ke RS Abdul Moeloek untuk dilakukan otopsi awal,” jelas Dony.
Berdasarkan hasil olah TKP, mayat tersebut sudah meninggal sekitar tiga hari yang lalu. Kondisi mayat tersebut juga telah membusuk dan membengkak.
“Untuk identitasnya tidak diketahui karena saat ditemukan tidak ada identitas apapun yang ditinggalkan korban, dan dia (korban) bukan warga sini, tidak ada yang mengenali juga, dan bahkan salah satu dari rekan para pekerja tambang, jadi kita lakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas dari korban,” terangnya.
Mayat yang berjenis kelamin laki-laki itu diperkirakan berusia 30 tahun. Ditemukan saat menggunakan celana jeans. “Jaket yang dipakai diikat di pohon dan digunakannya untuk menggantung,” lanjut Dony.
Salah seorang pekerja tambang, Kasmun mengatakan tak mengetahui secara pasti kejadian tersebut. Namun, ia baru mengetahui saat korban ditemukan salah satu pekerja penambangan batu tersebut.
“Saat ditemukan kondisinya sudah membengkak dan tergantung dengan menggunakan celana jeans,” kata Kasmun.”Sekarang yang kerja pada pulang, karena pada takut ada yang bunuh diri itu,” tutupnya. (*)






















Discussion about this post