Lampung Geh, Bandar Lampung – Puluhan karyawan Bakso Son Haji Sony terancam nganggur pasca penutupan seluruh gerai oleh Pemkot Bandar Lampung melalui TP4D, Senin (20/9).
Seluruh Gerai Bakso Son Haji Sony ditutup sementara oleh Pemkot Bandar Lampung akibat tunggakan pajak dan tidak memaksimalkan penggunaan tapping box.
Di sisi lain, seluruh karyawan Bakso Son Haji Sony yang jumlahnya mencapai ratusan orang terancam kehilangan pekerjaan dan menganggur. Sebut saja Joni, salah satu karyawan di gerai Bakso Son Haji Sony di Jalan Radin Intan mengaku kecewa dengan penutup gerai oleh Pemkot Bandar Lampung.
Joni memang hanya karyawan biasa, namun tidak dipungkiri bekerja di Bakso Son Haji Sony kegiatan utamanya saat ini. “Kita ikut aja si dengan pemerintah. Tapi juga kecewa ya, kita kehilangan pekerjaan,” katanya.
Joni mengaku tidak tahu menahu persoalan tunggakan pajak yang dimaksud oleh Pemkot Bandar Lampung. “Kurang tahu, makanya kita kaget lah, pokoknya datang langsung kerja aja,” tambahnya.
Sementara itu, pihak manajemen Bakso Son Haji Sony mengatakan akan menampung karyawan yang jumlahnya lebih dari 1.00 orang. “Kalau karyawan inyaa Alloh akan kita tampung,” kata salah satu pihak manajemen yang enggan disebutkan namanya.
Dia mengatakan, karyawan yang bekerja di Bakso Son Haji Sony sudah dianggap seperti anak sendiri. “Jumlahnya lebih dari 100 orang. Mereka sudah seperti anak saya sendiri, jadi akan kita tampung di seluruh cabang yang ada di luar Kota Bandar Lampung,” jelasnya.
Sementara saat ditanya soal berapa tunggakan pajak yang selama disebut-sebut sebagai sebab penyegelan, pihaknya enggan berkomentar, karena sudah ada tim tersendiri yang mengurus persoalan tersebut.
Sebelumnya, di seluruh gerai Bakso Son Haji Sony yang ada di Bandar Lampung terpampang pengumuman pemindahan seluruh gerai. Pada banner tersebut, Bakso Son Haji Sony mengatakan akan memfokuskan seluruh bisnis ke luar Kota Bandar Lampung. (*)






















Discussion about this post