Lampung Geh, Bandar Lampung – Soal jadwal vaksin keliling Polresta Bandar Lampung yang beredar di media sosial ternyata bukan untuk umum, Sabtu (24/7).

Hal ini terkonfirmasi dari Instagram resmi Humas Polda Lampung di @humas_poldalampung bertuliskan, “Telah beredar selebaran pengumuman vaksinasi mengenai jadwal dan lokasi vaksinasi lengkap dengan jumlah nakes yang melayani. Salah satunya menyebutkan vaksinasi untuk umum di gerai Pizza Hut Kedaton, Sabtu, 24 Juli 2021 dengan nakes yang melayani sebanyak 11 orang adalah HOAKS (tidak benar)”.
Namun, Nanda (25) warga Langkapura, Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, tetap kecewa dengan adanya informasi yang terkesan mempermainkan masyarakat khususnya di Kota Bandar Lampung.
“Kecewa banget, yang beredar vaksinasi untuk umum. Orang-orang pada kasih informasi kalo besok ada vaksin di Pizza Hut. Tapi ternyata sampai di sana bilangnya dibatalin,” ungkapnya.
Menurutnya, informasi ini mungkin memang hoaks jika dikatakan untuk masyarakat umum. Namun, benar adanya vaksinasi keliling ke Pizza Hut.
“Soalnya, aku baca berita kemarin ada di Mayora (PT Cipta Niaga Semesta Mayora) vaksin untuk karyawan perusahaannya. Ini kan sama kayak info ini (menunjuk info vaksin keliling yang dikabarkan hoaks),” katanya.
Berdasarkan lembaran yang tersebar juga bertuliskan “Jadwal Kegiatan Vaksin COVID-19 Keliling Polresta Bandar Lampung Polda Lampung”. Dimana pada nomor 1 bertuliskan lokasi di PT Mayora yang diselenggarakan Jumat (23/7) pukul 08.00-13.00 WIB. Kemudian, pada nomor 2 bertuliskan lokasi Pizza Hut Kedaton.
Apalagi, lanjutnya, informasi yang didapatkan vaksin keliling ini untuk mempermudah masyarakat umum untuk melakukan vaksinasi.
“Saya juga liat berita pas Rabu (21/7) itu ada mulai vaksin kelilingnya yang di Lapangan Saburai. Katanya juga nyiapin 3 mobil buat vaksin keliling,” kata Nanda.
“Kalau informasi kayak gitu, gimana kita nggak pikir vaksin keliling ini juga buat masyarakat kayak kita ini. Katanya nyiapin untuk kita (masyarakat),” lanjutnya.
Selain itu, Nanda mempertanyakan bagaimana cara ia bisa vaksin. “Nggak usah lah cepet-cepet, yang penting jelas gimana caranya,” ungkapnya dengan rasa kesal.

Sementara itu, Kabag Ops Polresta Bandar Lampung Kompol Arif Rahman Hakim Rambe mengatakan pihak Polresta Bandar Lampung masih memfokuskan ‘hutang’ vaksin kedua bagi masyarakat yang sudah vaksin pertama.
“Untuk yang 3 hari ini, Jumat, Sabtu, dan Minggu kita fokuskan untuk vaksin kedua. Karena untuk vaksin kedua kemarin untuk Polresta Bandar Lampung itu ada 3.000 lebih ditambah dari Polda yang Unila itu ada 4.000 lebih jadi hampir 7.000. Dan 7.000 itu harus kita laksanakan vaksin keduanya,” terang Rambe, sapaan akrabnya.Oleh karenanya, lanjutnya, demi mempercepat penyelesaian vaksin kedua ini, sejak hari Jumat (23/7) sudah dicicil untuk vaksin keduanya.
Terkait vaksin pertama untuk masyarakat umum, ia mengatakan akan dilakukan mulai hari Senin (26/7). “Untuk hari Senin dan selanjutnya bisa dilaksanakan vaksin pertama lagi dan kedua lagi juga bisa,” katanya.
Rambe menyatakan, sebenarnya vaksin yang berjumlah 200 vial per mobil vaksin keliling tersebut tersedia. Namun, tenaga medis untuk melakukan penyuntikan tersebut yang kurang.
“Kita juga sudah siapkan mobil vaksin keliling sebanyak 3 mobil. Karena tenaga medisanya kita pakai dulu untuk vaksin kedua ini,” papar Rambe.
Terbatasnya tenaga medis untuk melakukan penyuntikan, menjadi penyebab terlambat vaksinasi untuk umum. Dimana akan dimulai pada Senin (24/7).
“Kalo keliling yang saat ini masih ada beberapa yang minta jadi khusus karyawan di sana. Kalo nanti kita nentuin ke suatu titik nanti akan menimbulkan kerumunan,” pungkasnya.
Terkait hal ini, kemungkinan pembatalan jadwal tetap ada. Sebagaimana dikatakan Kabag Ops Polresta Bandar Lampung yang terkendala karena kekurangan tenaga kesehatan.
Kemudian, tentang selebaran yang bertebaran di media sosial disarankan untuk membaca lebih teliti apakah ada label “Vaksinasi untuk umum” atau langsung mengkonfirmasi ke pihak terkait. (*)






















Discussion about this post