Lampung Geh, Bandar Lampung – Melawan saat penangkapan, Tim Tekab 308 dan Unit Ranmor Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung terpaksa melumpuhkan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) asal Lampung Tengah.
Pasalnya, pelaku ‘spesialis subuh’ bernama Agus Kurniawan melawan saat akan dilakukan penangkapan oleh petugas kepolisian.
Kanit Ranmor Polresta Bandar Lampung, Iptu A Saidi mengatakan penangkapan tersebut berdasarkan dari laporan warga yang kehilangan sepeda motor Honda Beat warna merah putih dengan plat BE 2119 C milik Desnino Deswanto di Jalan Pulau Kelagian, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung , Sabtu (15/1) dini hari.
“Kita dapat informasi dari lapangan, saat tim Resmob Polresta Bandar Lampung dan Unit Ranmor melakukan hunting system (patroli keliling) kebetulan tak jauh dari TKP curanmor. Akhirnya pelaku kepergok lagi dengan kita,” kata Saidi.
Namun, saat penangkapan, pelaku melakukan perlawanan yang akhirnya petugas terpaksa melumpuhkan pelaku spesialis subuh ini dalam waktu tak sampai 1×24 jam.
“Karena kita lakukan penangkapan, dia akan melakukan perlawanan dan melarikan diri, akhirnya kita lumpuhkan,” ujarnya
Menurut Saidi, pelaku curanmor ‘spesialis subuh’ ini berbeda dengan yang biasa beraksi di tempat parkir toko, indekos, maupun lainnya.
“Ini pelaku curanmor khusus spesialis subuh, beda dengan yang lain biasanya di parkiran. Jadi, pelaku berangkat mulai malam dari kampungnya di daerah Lampung Tengah sana kemudian masuk ke Bandar Lampung,” terang Saidi.
Mengenai lokasi yang menjadi incarannya, lanjutnya, para pelaku pasti sudah melakukan pemetaan sebelum beraksi. “Dia tahu karena sebelumnya sudah survei mana titik-titik yang mau dilakukan pencurian sama dia,” kata Saidi.
“Kemudian pada waktu yang udah tepat direncanakan, mereka melakukan itu ketika pemilik sudah tertidur,” imbuhnya.
Kepada petugas pelaku mengaku sudah melakukan aksi tersebut 2 TKP di bulan ini dengan cara serupa. “Dia bersama rekannya berinisial MAN, yang saat ini masih dalam pengejaran,” ujar Saidi.
Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolresta Bandar Lampung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kemudian, Saidi juga mengingatkan masyarakat untuk turut menjaga kendaraan pribadinya di samping pihaknya meningkatkan keamanan di Kota Bandar Lampung.
“Kepada masyarakat dianjurkan menambah kunci pengaman atau alarm di kendaraannya. Supaya meminimalisir kejadian seperti lagi,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post