Lampung Geh, Bandar Lampung – Pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas Kota Bandar dilakukan dengan pendataan masyarakat terlebih dahulu melalui kelurahan. Hal ini guna mengurangi kerumunan saat vaksinasi, Kamis (19/8).

Salah satunya di Puskesmas Sumur Batu, Kecamatan Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung. Kepala Puskesmas Sumur Batu, Sinta Sundari mengatakan, pelaksanaan vaksinasi saat ini melibatkan pihak kelurahan untuk melakukan pendataan.
“Kita gandeng lurah dan camat supaya tidak terjadi kerumunan, seperti di Kelurahan Gulak Galik, sudah 400 orang yang mendaftar dengan pak lurah,” kata Sinta Sundari.
Setiap harinya, vaksinasi dilakukan mencapai 50 orang, dengan dikawal personel Satgas COVID-19 setempat. Melalui pendataan tersebut juga memudahkan pihak Puskesmas untuk melakukan vaksinasi berdasarkan nama yang sudah ada. Sehingga vaksinasi berlangsung tertib dan tidak menimbulkan kerumunan.
Di Puskesmas Sumur Batu sendiri, saat ini sudah membuka vaksinasi dosis pertama. Sebelumnya, vaksinasi diprioritaskan untuk dosis kedua, karena keterbatasan stok. “Saya sudah infokan ke lurah, sudah memulai lagi vaksin dosis pertama. Sebelumnya kami utamakan untuk dosis kedua, dan sekarang sudah ada stok untuk vaksin fosis pertama,” jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung Edwin Rusli mengatakan sudah menerima vaksin sebanyak 1.400 vial, yakni vaksin Sinovac untuk masyarakat umum. “Vaksinnya sinovac masih ada stok sekitar 1400 vial atau 14.000 dosis. Karena janji dari Kemenkes untuk Agustus ini vaksin yang dikirim lebih banyak,” kata Edwin.
Terkait masyarakat yang mengalami keterlambatan vaksin kedua karena stok tidak tersedia, menurut Edwin tidak jadi persoalan. Karena tidak tersedianya vaksin hanya beberapa waktu saja, tidak mencapai berbulan-bulan. “Tidak masalah untuk vaksin kedua, walaupun lebih dari sebulan,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post