Lampung Geh, Bandar Lampung – Tiga pelaku yang telah diamankan lantaran melakukan pengeroyokan driver ojek online (ojol) kini ditetapkan menjadi tersangka.
Pihak Polsek Kedaton telah melakukan penyelidikan dan sebelumnya mengamankan 3 karyawan Resto Ayam Geprek Berkokok.Kapolsek Kedaton Kompol Ery Hafri mengatakan ketiganya masing-masing berinisial PR, AS dan JP yang merupakan karyawan resto Ayam Geprek Ayam Geprek Berkokok.
“Ketiga pelaku sudah diamankan dan sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Sementara ini, tiga orang ini lah yang bisa dibuktikan dan belum ada kemungkinan tersangka lain,” katanya.
Mengenai pasal yang disangkakan, ketiga pelaku akan dijerat dengan pasal 170 KUHP dan saat ini telah ditahan di Polsek Kedaton.
“Sudah ditetapkan tersangka dan sudah ditahan juga,” imbuhnya.Diketahui sebelumnya, pengeroyokan tersebut kemungkinan terjadi karena pesanan yang tidak sesuai. Hingga ojol menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang, Senin (23/8) sekitar pukul 02.00 WIB.
Pengeroyokan tersebut terekam CCTV. Nampak terlihat korban yang menggunakan jaket ojol tersebut dipukuli oleh sejumlah orang.
Akibat kejadian tersebut, Joddy harus menderita sejumlah luka memar di wajah dan kepala. Selanjutnya, ia melaporkan peristiwa ke Polsek Kedaton. Laporan tersebut tertuang dalam LP/604-B/VIII/2021/LPG/RESTABALAM/SEKTOR KEDATON.
Sementara itu, pemilik rumah makan Ayam Geprek Berkokok, Ruli Boyke Hastien (40) memberikan klarifikasi terkait kabar pengeroyokan tersebut.
Menurut dia, video viral yang beredar di media sosial tersebut tidak menunjukan seluruh kejadian secara jelas.
Berdasarkan penjelasan Ruli, sebelum kejadian tersebut, sempat terjadi adu mulut antara korban dan karyawannya. Hal itu berakhir dengan korban yang menarik kerah baju karyawannya.
Hal tersebut, kemudian memicu amarah karyawan lain yang juga ada di lokasi kejadian. Sehingga keributan pun tidak dapat dihindari dan terjadilah pemukulan tersebut.
Ruli berharap permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan. “Ya harapannya, kalau bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan, ya diselesaikan dengan cara kekeluargaan saja,” harapnya. (*)






















Discussion about this post