Lampung Geh, Pringsewu – Melihat ada yang membutuhkan pertolongan, Raihan (15) spontan menghampiri rekannya yang nyaris tenggelam di Sungai Way Sekampung, Pekon Sukoharjo IV, Kecamatan Sukoharjo, Pringsewu pada Minggu (5/9) sekira 15.30 WIB.

Bocah yang masih duduk di bangku SMP ini berhasil menolong rekannya. Namun, diduga ia kehabisan tenaga dan kemudian tenggelam.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan, menjelaskan kejadian bermula saat korban bersama sejumlah rekanya sedang bermain di sekitar aliran Sungai Way Sekampung.

“Sebagian rekan korban ada yang berenang di sungai. Pada saat sedang berenang salah satu rekan korban yang memang tidak mahir berenang terlihat berteriak minta tolong karena akan tenggelam,” katanya.
Korban yang sudah terbiasa berenang lalu berusaha menolong rekannya yang posisinya berada di tengah sungai.
“Namun naas, Setelah berhasil menolong rekanya, korban diduga kehabisan tenaga lalu gantian tenggelam” tuturnya.
Dijelaskan Kapolsek, lokasi tempat tenggelamnya korban merupakan aliran sungai berarus tenang yang memiliki kedalaman sekitar 2 meter.
Raihan ditemukan sekitar 20 menit kemudian oleh warga masyarakat dan petugas Kepolisian dalam posisi tenggelam di dasar sungai yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi awal tenggelam.
Setelah korban berhasil dievakuasi kemudian dilakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap tubuh korban bersama tenaga medis dari Puskesmas Sukoharjo, saat itu korban dinyatakan sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
“Dari hasil identifikasi dan diperkuat hasil visum korban sebab kematian korban karena murni akibat tenggelam,” ungkapannya.
Atas kejadian tersebut kemudian warga menyampaikan berita duka tersebut kepada pihak keluarga.
“Keluarga korban sudah menerima dan tidak bersedia dilakukan proses outopsi terhadap tubuh korban. Maka jenazah langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan proses pemakaman,” terangnya.
Kapolsek mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain atau berenang di sepanjang aliran sungai apabila tidak memiliki keahlian berenang.Ia melanjutkan, saat ini memang debit air di sepanjang aliran sungai way sekampung sedang tinggi pasca dibukanya pintu air bendungan way sekampung.”
Kami imbau masyarakat untuk tidak main atau berenang disepanjang aliran sungai karena memang debit air sedang tinggi. Dan orang tua juga harap memperhatikan anak anaknya,” pungkasnya.






















Discussion about this post