Lampung Geh, Pringsewu – Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf melakukan pemantauan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 di SMK Yadika Pringsewu dalam rangka pengawasan proses pra ujian dan peninjauan lokasi pelaksanaan, Kamis (16/9).

Nur Rakhman juga melakukan monitoring di titik lainnya, yaitu pada lokasi ujian di Institut Teknologi Sumatera (Itera) dengan cara memilih hari secara acak dan dilakukan mendadak (sidak).

“Seperti tahun-tahun sebelumnya kami melakukan monitoring pelaksanaan tes SKD. Senin kemarin tim telah saya turunkan ke Itera dengan jadwal peserta tes CPNS Kabupaten Lampung Selatan, hari pertama ujian biasanya krusial agar kita mengetahui kendala apa yg dihadapi baik panitia maupun peserta. Kemudian saya melakukan kunjungan lokasi ujian bagi para peserta CPNS Kabupaten Pringsewu di SMK Yadika Pringsewu,” Jelas Nur Rakhman.
Nur Rakhman menyebut, tidak ada temuan khusus yang mengakibatkan batalnya peserta mengikuti ujian dalam pengawasan yang dilakukan baik di Itera maupun di SMK Yadika Pringsewu. Dia meminta panitia daerah untuk melaksanakan beberapa catatan temuan yang langsung disampaikan pada kunjungan tersebut.
“Untuk di Itera kami masih menemukan peserta yang hanya memakai masker 1 lapis dan masih membawa benda yang tidak diperlukan di ruang ujian misalkan pena. Maka, kami meminta panitia menyediakan masker di meja registrasi dan lebih teliti dalam memeriksa barang bawaan peserta,” katanya.
Ombudsman juga meminta, agar ibu hamil dan baru melahirkan untuk diprioritaskan. “Kami apresiasi panitia dearah Kabupaten Lampung Selatan langsung sigap mendahulukan Ibu Hamil dalam setiap proses pra ujian, baik dari registrasi penitipan barang sampai didahulukan memasuki ruang ujian,” ungkap Nur Rakhman.
Ditanya lebih lanjut terkait pelaksanaan SKD dengan panitia daerah Pringsewu, Nur Rakhman menjelaskan dirinya memimpin tim untuk mengikuti alur sejak awal dan memeriksa seluruh pos dan ruangan yang digunakan peserta.
“Untuk pelaksanaan SKD di SMK Yadika Pringsewu yang menjadi catatan utama justru di ruang steril atau ruang tunggu dan ruang ujian karena terasa sangat panas dan banyak peserta yang mengeluhkan. Namun, kami juga mengapresiasi panitia dari Pemda Pringsewu berkomitmen akan memasang alat pendingin/kipas agar peserta lebih nyaman. Selain itu kami juga menyoroti penyediaan handsanitizer di setiap pos pemberhentian dan sabun di toilet, karena tetap protokol pecegahan COVID-19 juga menjadi perhatian kami,” tegas Nur Rakhman.
Diketahui Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Lampung melakukan serangkaian pengawasan terkait proses penerimaan CPNS di Provinsi Lampung sejak tahap seleksi administrasi sampai tahap pengumuman akhir.
“Kami akan terus memantau proses pelaksanaan penerimaan CPNS 2021 di Provinsi Lampung, termasuk monitoring SKD ini akan kami lanjutkan secara acak dan mendadak. Selain itu jika terdapat kendala baik dari pihak panitia dan peserta dengan adanya pengawasan dari kami, diharapkan dapat segera terselesaikan dan proses pelaksanaan ini berjalan dengan baik dan lancar,” tutupnya. (**)






















Discussion about this post