Lampung Geh, Bandar Lampung – Pihak manajemen Bakso Son Haji Sony (Bakso Sony), mengunggah foto kedatangannya ke Kantor Staf Presiden (KSP) di Jakarta.

Foto tersebut diunggah melaui akun Instagram resmi Bakso Son Haji Sony @bakso_sony_lampung_ , pada 26 September 2021. Pada caption foto tersebut juga tertulis bahwa manajemen Bakso Sony beserta kuasa hukumnya telah diterima oleh Staf khusus Bidang Hukum dan Deputi V KSP di Istana Kepresidenan.
“Alhamdulillah, terimakasih dan bersyukur kepada Allah SWT, kami keluarga dan kuasa hukum Bakso Son Haji Sony pada tanggal 23 September 2021, diterima untuk audiensi dengan Staf khusus Bidang Hukum dan Deputi V KSP di Istana Kepresidenan,” tulisnya.
Terpisah, Penasehat Hukum pihak Bakso Sony, Dedi Setiadi membenarkan audiensinya ke KSP. Dia membeberkan, kedatangannya ke KSP untuk mengadukan permasalahan yang dialami klienya (Bakso Sony) dengan Pemkot Bandar Lampung.
“Kita sebagai warga negara datang ke KSP untuk membuat pengaduan,” katanya saat diwawancarai awak media.
Dia mengatakan, audiensi ke KSP pada 23 September 2021 tersebut sudah diajukan sejak lama, sebelum seluruh gerai Bakso Sony ditutup TP4D Bandar Lampung. Menurutnya, yang diadukan ke KSP adalah perihal tenaga kerja yang terdampak penutupan seluruh gerai oleh Pemkot Bandar Lampung melalui TP4D.
“Yang kita sampaikan ke KSP fokusnya adalah nasib karyawan yang kehilangan pekerjaan akibat penutupan seluruh gerai Bakso Sony. Yang harus dipertimbangkan adalah nasib para pekerja, terlebih dalam situasi pandemi COVID-19 seperti ini,” bebernya.
Pihak manajemen Bakso Sony juga kembali mendatangi BPPRD Bandar Lampung untuk melakukan pemeriksaan dan melengkapi berkas terkait perpajakan. Namun, dia enggan menyebutkan dokumen yang dimaksud.
Sedangkan terkait gugatan ke PTUN yang sebelumnya sempat dilontarkan, Dedi mengatakan upaya itu sebagai langkah terakhir jika tak juga menemui kesepakatan dengan pihak Pemkot Bandar Lampung. (*)






















Discussion about this post