Lampung Geh, Pringsewu – Beredar di sosial media video longsor bukit batu di Bukit PT Sarno Batu, Pekon Tambahrejo Barat, Kecamatan Gading Rejo, Pringsewu.
Insiden longsor di wilayah pertambangan batu tersebut terjadi pada Minggu (26/12) sekitar pukul 17.00 WIB. Namun, puncak bukit tersebut longsor sekitar 18.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bukit yang dikenal warga sekitar bernama Bukit Sarno tersebut tidak hanya mengalami longsor sekali atau dua kali. Namun, beberapa kali terjadi hingga dikhawatirkan berdampak terhadap warga sekitar. Bahkan, longsor besar seperti ini baru pertama kali terjadi.
Lokasi bukit Sarno dari pemukiman penduduk sendiri berjarak sekitar 300-500 meter. Apalagi, batu-batu dari longsor tersebut masuk ke tanggul bukit sekira kedalaman 3 meter.
Petugas BPBD Pringsewu, Benny, membenarkan adanya longsor atau guguran tanah tersebut. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Menurut sumber dari mas gumilang selaku anak pemilik gunung/bukit sarno menyatakan tidak ada korban jiwa, pemukiman tidak ada yang tertimbun longsor dan kerugian materil tidak ada,” kata Benny, Senin (27/12).
Tim Satgas Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pringsewu bersama kepolisian dan masyarakat melaksanakan cek lokasi.
“Satgas Damkar (BPBD) juga semalam siaga di lokasi. Sempat dikhawatirkan juga karena beberapa kali terjadi guguran tanah (longsor),” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post