
Lampung Geh, Bandar Lampung – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menegaskan mundurnya Chusnunia Chalim atau Nunik dari jabatan Wakil Gubernur Lampung bukan karena ada masalah dengan dirinya.
Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat memimpin prosesi pelepasan Chusnunia Chalim dari jabatannya sebagai Wakil Gubernur Lampung, di Kantor Pemprov Lampung, Jumat (3/11).
“Ini saya kasih tahu ke kalian ya, mundurnya beliau itu bukan karena saya rusuh dengan beliau, jauhi prasangka itu,” kata Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi saat memberikan sambutannya.
Arinal menjelaskan, mundurnya Chusnunia Chalim sebagai Wakil Gubernur Lampung karena akan maju pada pemilihan legislatif (Pileg) 2024 mendatang.
“Mundurnya Bu Nunik ini karena ada perintah (partai) harus mendalami, harus memperbesar dan harus berjuang, karena kami berdua ini kebetulan ketua partai,” jelas Arinal.
Arinal mengungkapkan mundurnya Nunik membuat dirinya merasa kehilangan. Sebab, Nunik dinilai telah bekerja dengan baik selama mendampingi dirinya dalam memimpin Provinsi Lampung sejak dilantik pada tahun 2019 lalu.
“Terus terang saya merasa kehilangan, karena saya baru merasakan ketika Bu Nunik mundur saya harus bekerja sendiri,” ungkapnya.
Menurut Arinal, Nunik merupakan sosok kaum perempuan yang sangat menginspirasi dirinya dan bagi orang lain.
“Perjuangan kerja keras Bu Nunik ini memberikan kontribusi pada kemajuan Lampung. Saya menyampaikan bahwa sosok Bu Nunik adalah sosok kaum perempuan yang sangat menginspirasi,” ujarnya.
“Apapun yang dilakukan Bu Nunik telah memberikan warna bagi Provinsi Lampung, jadi tidak pernah saya meninggalkan Wagub Lampung,” sambungnya.
Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Nunik yang dinilai telah berjasa dalam membangun Provinsi Lampung selama kurang lebih 4,5 tahun.
“Saya mengucapkan terima kasih atas segala upaya yang telah Bu Nunik lakukan selama menjabat Wakil Gubernur Lampung,” pungkasnya. (Lih/Put)






















Discussion about this post