Lampung Geh, Bandar Lampung – Polisi grebek oknum karyawati bank pemerintahan dan oknum ASN yang bertugas di DPRD Lampung yang didapati berduaan di Indekos Bandar Lampung, Kamis (23/9) malam.
Karyawati tersebut berinisial RN diduga berselingkuh lantaran sudah memiliki suami berinisial AD. Sedangkan, ASN yang bertugas di DPRD Lampung yang diduga sebagai selingkuhan RN berinisial ARN.
Penggerebekan oleh petugas Polsek Sukarame di salah satu kamar indekos di Jalan Morotai, Gunung Sulah, Way Halim, Bandar Lampung.Saat penggerebekan oleh petugas kepolisian, AD pun ikut dalam penggrebekan tersebut didampingi oleh kuasa hukum dan pihak keluarga.
Irham Rubianturi, Kuasa Hukum AD mengatakan penggrebekan terjadi ketika kliennya mencurigai mobil miliknya yang digunakan sang istri sering terparkir di Kantor DPDR Lampung dan salah satu indekos.
“R ini tugasnya di wilayah Kota Agung, Tanggamus. R ini mengaku selama kerja di Kota Agung tinggal di sebuah Indekos karna jauh dari rumah, dan membawa mobil suaminya,” katanya kepada awak media, Jumat (24/9).
Ia melanjutkan, kliennya beberapa kali mendapati mobil tersebut di Bandar Lampung pada jam kerja. Sehingga, muncullah kecurigaan AD terhadap istrinya, RN.
“Karna itu klien saya menyelidiki dan membututi mobil itu ternyata istrinya tidak tinggal di indekos Kota Agung tapi di Sukarame,” imbuhnya.
Setelah mengetahui lokasi tempat R tinggal, MD mendatangi anggota di Polsek Sukarame dan mendatangi Indekos dimana RN dan ARN tinggal.
“Kami datang bersama anggota dari Polsek Sukarame, dan benar saat digrebek keduanya tinggal dalam satu kamar di sana, namun keduanya mengaku sudah pernah nikah siri,” lanjut Irham.
Sementara itu, Kapolsek Sukarame Kompol Warsito membenarkan hal tersebut dan dalam proses pemeriksaan.
“kita periksa satu kali dua puluh empat jam, untuk menetukan hasil dari pemeriksaan kita,”katanya, Jumat (24/9).
Dari pemeriksaan awal, kamar kontrakan tersebut memang dihuni oleh RN. Meski belum diketahui sejak kapan keduanya tinggal bersama. Beberapa tetangga sekitar mengatakan, ARN dan RN kerap terlihat mampir ke kontrakan tersebut.
Disinggung soal nikah siri, Warsito mengatakan, hal tersebut juga masih dalam pemeriksaan.
“Untuk pasal yang disangkakan nanti akan kita tentukan dari hasil pemeriksaan lebih lanjut ini. Untuk saat ini, keduanya (RN dan ARN) masih diamankan di Polsek Sukarame,” katanya.
Adanya peristiwa ini pun, Warsito mengimbau jajarannya untuk melakukan pendataan terhadap sejumlah kos-kosan yang ada di bawah wilayah hukum Polsek Sukarame.
“Saya juga sudah meminta kepada masing-masing bhabin untuk mendata kos-kosan yang ada di wilayah masing-masing. Baik itu untuk kos-kosan anak kuliah atau anak sekolah,” pungkasnya.(*)






















Discussion about this post