Lampung Geh, Bandar Lampung – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat (Sumbagbar) menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung ingatkan bahaya penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar, Rabu (15/6).
Dalam agenda Costums Go To School, Bea Cukai Sumbagbar memberikan pemahaman para pelajar di SMAN 1 Bandar Lampung.
Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Kanwil DJBC Sumbagbar, Kunto Prasti Trenggono, mengungkapkan tak hanya menyosialisasikan bahaya narkotika, tetapi juga memperkenalkan tugas dan fungsi Bea Cukai.
“Tujuannya, kita ingin masyarakat lebih paham apa itu bea cukai, apa tugas bea cukai, kita juga menggandeng dari BNNP,” kata Kunto saat ditemui di SMAN 1 Bandar Lampung.

Dalam kunjungannya, Bea Cukai Sumbagbar juga ingin membangkitkan kesadaran masyarakat untuk ikut membantu melaksanakan kegiatan sehari-hari, termasuk edukasi narkotika.
“Dari BNNP ini supaya memberikan edukasi bahayanya narkotika,” ungkap Kunto.
Kunto berharap masyarakat bakal mengerti dan meninggalkan narkotika.
“Supaya (pelajar maupun masyarakat) benar-benar mengerti bahayanya (narkotika),” katanya.
Untuk pelaksanaan kegiatan, Bea Cukai akan mengunjungi beberapa sekolah lain agar semakin gencar publikasi bahaya narkotika. Bahkan, supaya menekan angka pengguna narkotika di kalangan pelajar.
Pasalnya, Kunto menyebutkan banyak remaja yang termasuk pelajar menyalahgunakan narkotika.
” Banyak (pelajar). Apalagi sekarang yang marak pengiriman menggunakan paket. Barangnya kayak tembakau gorila, banyak itu (pelajar),” kata Kunto
Jika menangani kasus tersebut, Bea Cukai Sumbagbar berkoordinasi dengan BNN P untuk tindakan lebih lanjut, berikut rehabilitasinya.
“Nanti kita serahkan ke BNNP. Meskipun pelajar atau remaja jika dia jadi bandar ke temen-temennya ya kita kasih tindakan lebih lanjut,” pungkasnya. (*)
—
Penulis: Bella Ibnaty Sardio
Editor: Astrid Wendiannisaa






















Discussion about this post