Lampung Geh, Bandar Lampung – Ratusan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) akan ramaikan stand di sepanjang jalan Gatot Subroto Bandar Lampung. Bazar UMKM tersebut rencananya akan digelar setiap akhir pekan (weekend), Rabu (22/9).

Berdasarkan pantauan Lampung Geh, kedua ruas Jalan Gatot Subroto, Pahoman, Bandar Lampung, yakni dari simpang Jalan Perintis Kemerdekaan hingga depan kantor RRI, dicat garis putih berukuran sekitar 2,5×2,5 meter. Pada setiap kotak nuga diberikan nomor, terhitung ada 600 nomor yang terbagi pada dua ruas jalan.

Usut punya usut, hal ini bukan tanpa alasan. Sebelumnya Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana saat menerima kunjungan kerja Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, membeberkan akan membuat sentra khusus UMKM. Ya, kedua ruas jalan yang sudah beri batas persegi dengan nomor tersebut nantinya akan berdiri stand UMKM setiap akhir pekan. Untuk waktunya kapan, belum ada keterangan lebih lanjut dari wali kota.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota (PMK), Zainuddin mengatakan, tidak ada syarat khusus bagi UMKM yang akan berjualan di sana nantinya. “Pokoknya UMKM punya produk yang bisa dipasarkan di tempat yang sudah disediakan oleh Pemda. UMKM tinggal mengisinya saja,” ujarnya.
Pada minggu pertama, lanjut Zainudin, akan diisi oleh para pelaku UMKM bidang makanan atau kuliner. Tapi tidak menutup kemungkinan juga akan diisi oleh bidang yang lainnya.
Dia mengatakan, lebih dari 300 pelaku UMKM yang akan mengisi stand tersebut. Sedangkan UMKM di bawah binaan Dinas Koperasi dan Perindustrian sendiri saat ini mencapai 120 UMKM. Dan masih ada lagi binaan dari Dinas lainnya yang belum dilakukan pendataan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjadwalan secara jelas mengenai jam berlakunya bazar tersebut. Mengingat jalan tersebut merupakan salah satu akses jalan utama yang cukup padat lalu lintas kendaraan, Zainudin mengatakan, setelah selesai gelaran bazar, akan langsung dibersihkan, sehingga dapat dilewati kembali. “Yang penting tidak menimbulkan sampah, karena ini kan jalan umum. Jadi selesai dipakai (bazar UMKM), jalannya bisa dipakai kembali oleh masyarakat umum,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post