Lampung Geh, Bandar Lampung – Polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) di lingkungan pegawai Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) merujuk pada pembuatan film KPK The End Game oleh Watchdoc.
Beberapa waktu kini dilakukan pemutaran di seluruh wilayah Indonesia. Salah satu komunitas yang memfasilitasi tempat untuk memutar film ini adalah Komunitas Literasi Lampung @liter.action yang diadakan Jumat (11/6) malam di Famous Studio Coffee Bandar Lampung.

Acara nonton bareng KPK The End Game ini dihadiri lebih dari 50 penonton dan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.
Diawali dengan nonton bareng film ini selama 1 jam 55 menit. Kemudian dilanjutkan diskusi antar penonton mengutarakan pendapat film maupun terkait TWK KPK.
Setelah serangkaian acara telah dilakukan, diakhiri dengan menabur bunga untuk menutup acara nonton bareng dan diskusi film KPK The End Game.
Salah satu penonton acara ini adalah Nada (22). Menurut Nada, ia sangat mengapresiasi adanya nonton bareng film KPK The End Game.

“Kegiatan ini bagus, karena menurut aku kita memang butuh lebih banyak ruang-ruang literasi untuk temen-temen supaya lebih aware terhadap kondisi-kondisi yang ada di Indonesia terutama kondisi politik,” kata Nada.
Baginya, sebagai warga negara akan mengikuti kondisi apapun itu. Sehingga jika sadar apa yang terjadi, maka persiapan untuk menghadapi lebih baik.
“Kalau kita aware kita tahu apa yang terjadi, kita bisa mengikuti bisa lebih paham untuk menghadapi situasi-situasi yang akan datang,” lanjutnya.
Saat ditanya terkait setuju tidaknya jika pegawai KPK menjadi ASN, Nada tidak memberikan jawaban setuju atau tidak. Namun, ia menuturkan tanggapan terkait hal itu.
“Aku nggak capable untuk bicara seperti itu. Tapi menurut aku independensi para anggotanya sangat penting. Karena kan KPK pihak yang netral ya, tidak berdiri atas nama siapapun kecuali atas nama rakyat,” tutupnya. (*)






















Discussion about this post