Lampung Geh, Bandar Lampung – Penodong kasir diamuk massa lantaran melakukan tindak pencurian dengan kekerasan (curas) di Indomaret Jalan Imam Bonjol gang Cemara, Kemiling, Kota Bandar Lampung, Kamis (2/7) malam.
Pelaku curas kali ini menggunakan modus dengan mengenakan baju Indomaret dan menodongkan senjata ke kasir Indomaret. Selanjutnya, pelaku meminta sejumlah uang dan dimasukkan ke dalam plastik.
Namun, pelaku bernama Rohman (22) yang merupakan warga Padang Ratu, Kecamatan Kedondong, Pesawaran, tidak berhasil membawa kabur hasil rampokannya karena diamuk massa.

Kapolsek Kemiling Iptu Irwansyah membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pelaku diamankan di Mapolsek Kemiling.
Kronologi kejadian tersebut, diketahui pelaku datang dan masuk ke Indomaret menggunakan sepeda motor Honda beat warna putih tanpa nopol.
“Ia langsung ke meja kasir kemudian menodong kasir Indomaret dengan senjata tajam jenis sangkur. Kemudian meminta memasukkan uang ke dalam plastik,” kata Irwan.
Akibat ancaman tersebut, kasir ketakutan dan dituruti oleh kasir Indomaret dengan memasukkan uang Rp 1,5 juta.
“Kemudian pelaku merebut HP kasir. Tetapi tidak kena dan pelaku bergegas keluar dan diikuti oleh kasir. Selanjutnya pelaku menodong kasir dengan benda berbentuk senpi (mainan) warna hitam,” jelas Irwansyah.Ia melanjutkan, posisi dekat roling door yang saat itu salah satu karyawan Indomaret akan menutup tokonya sehubungan pembatasan jam operasional.
“Reflek salah satu karyawan Indomaret menepis tangan pelaku yg memegang benda berbentuk senpi sehingga benda berbentuk senpi pecah,” lanjutnya.
Kemudian pelaku diamankan karyawan Indomaret bersama warga yang melihat kejadian. Selanjutnya, menghubungi Polsek Kemiling.
“Barang bukti yang berkaitan kini diamankan di Polsek Kemiling, antara lain: sepeda motor Honda beat warna putih tanpa nomor polisi, senjata tajam jenis sangkur, pistol plastik, uang Rp 1,5 juta, dompet, berisi KTP pelaku, pisau jenis sangkur, dan pistol mainan warna hitam, beserta pelaku,” tutur Irwansyah.
Kini pelaku dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polsek Kemiling.






















Discussion about this post