Lampung Geh, Bandar Lampung – Sejumlah warga berebut untuk merawat sang bayi malang yang ditemukan di sekitar jembatan Way Awi, Jalan Kebersihan, Kelurahan Gedung Air, Tanjung Karang Barat, Bandar Lampung.
Bayi laki-laki yang memiliki berat 2,3 Kg ini diberi perawatan di Puskesmas Gedong Air. Keadaan bayi yang diperkirakan baru lahir beberapa jam sebelum ditemukan, kini sehat.
Andi yang merupakan warga Jalan Agris, Gang Sayur, Kelurahan Sumberejo Sejahtera, Kemiling, Bandar Lampung, berniat merawat sang bayi.Apa lagi, selama 6 tahun ini ia belum dikaruniai keturunan. Maka, keinginannya sangat besar untuk merawat sang bayi ini.
“Kalau kata orang tua dulu, (adopsi) dipercaya bisa memancing supaya dapat keturunan,” kata Andi.
Andi menyatakan siap membesarkan bayi tersebut sebagai mana anak kandung sendiri.
“Ada pikiran suatu saat ketika tua nanti tidak ada yang merawat jadi ingin merawat bayi ini,” ungkap Andi.
Ia juga menyadari, jika suatu saat orang tua kandung bayi ini datang maka dia bersedia mengembalikan bayi tersebut.
“Insyaallah siap menjaga amanah dari Tuhan. Kalau ada yang merasa sebagai orang tua kandung nya, boleh datang ke rumah temuin kami,” tuturnya.
Dalam proses adopsi, lanjut Andi dirinya sudah mengajukan permohonan kepada pihak kepolisian, lurah dan camat setempat.
“Sementara ini saya bersedia merawat bayi ini. Seandainya bisa menjadi orang tua bayi ini selamanya saya juga siap,” tutupnya.
Sebelumnya, bayi ini ditemukan Sahid usai melaksanakan sholat subuh. Sahid mendengar suara yang ia kira kucing. Namun, saat dia tengok ternyata bayi laki-laki yang terbungkus jaket berwarna hitam, tanpa baju ataupun kain yang dikenakan lainnya. (*)






















Discussion about this post