Lampung Geh, Bandar Lampung – Warga Pinang Jaya menemukan seekor ular sanca berukuran 4 meter yang memangsa seekor ayam jago, Senin (2/8) pagi.
Dadang (28) mengatakan pagi hari ia mendengar suara ayam jago yang tak seperti biasanya. Ayam Jago itu milik Sholeh tetangga samping rumahnya.

“Ayam itu bersuara tapi nggak kayak biasanya, teriak-teriak gitu. Langsung lah bapak saya keluar liat ke kandang ayam di deket rumah,” kata Dadang, Selasa (4/8).

Ketika keluar rumah sekitar pukul 06.00 WIB, lanjutnya, sang Ayah melihat seperti kain tapi bergerak-gerak. Sang Ayah pun memanggil Naufal anaknya Sholeh untuk bantu melihat apa benda di kandang ayam tersebut.
“Bapak minta Naufal liatin itu apa. Ternyata ular langsung panggil Pak Sholeh yang punya kandang Ayam itu,” imbuhnya.
Sejumlah warga bingung bagaimana cara mengamankan ular tersebut. Pasalnya, panjang ular yang diperkirakan mencapai 4 meter berukuran kaki orang dewasa. Tak hanya itu, Ular Sanca tersebut juga memakan Ayam Jago secara utuh.
Takut terjadi hal yang tidak diinginkan, warga menghubungi Lani. Lani merupakan warga sekitar yang terbiasa menjinakkan ular.
Tanpa menggunakan alat bantu, Lani langsung memegang leher Ular Sanca dengan sangat cepat. “Pakde Lani dateng terus dengan mudah menyingkirkan kayu yang deket ular tersebut. Gak pake kayu atau apa pun,” tutur Dadang.
Setelah leher Ular Sanca dipegang Lani, warga sekitar membantu memegang ekor dan badan ular. Kemudian dimasukkan ke dalam drum berwarna biru.
“Ularnya juga muntahin Ayam Jago punya Pakde Sholeh. Masih utuh tapi Ayamnya udah mati,” tambah Dadang.
Selanjutnya, warga memanggil pihak BKSDA Provinsi Lampung untuk mengamankan Ular Sanca tersebut. Ular tersebut nantinya akan dilepaskan di Taman Nasional Way Kambas.
Berdasarkan informasi warga sekitar, masih ada satu ekor Ular Sanca yang berukuran lebih besar dengan panjang diperkirakan mencapai 6 meter. Ular tersebut masih berkeliaran di sekitar sungai kecil di belakang rumah warga.
Warga sekitar juga mengatakan sejumlah hewan ternak kerap menjadi korban Ular Sanca yang belum ditemukan ini. (*)






















Discussion about this post