Lampung Geh, Bandar Lampung – Setelah menerima laporan dugaan kasus pencurian dengan kekerasan, Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polda Lampung langsung memburu pelaku.
Setelah melakukan serangkaian proses penyelidikan, akhirnya identitas terduga pelaku bersenjata api ini teridentifikasi. Kemudian, langsung dilakukan pengejaran atas perintah Kapolda Lampung melalui Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Reynold Elisa Hutagalung.
Dua unit mobil Tekab 308 Polda Lampung langsung dikerahkan dan berhasil mengepung mobil abu-abu. Petugas langsung meringkus terduga pelaku berinisial S dan L dan dibawa ke Mapolda Lampung.
Setelah dilakukan pendalaman, Tekab 308 Polda Lampung diperintahkan untuk meringkus satu orang terduga pelaku lagi, berinisial J di sebuah rumah kosong di Lampung.
Sampai di lokasi persembunyian J, petugas langsung mengepung dan meminta J yang telah ditetapkan sebagai DPO untuk menyerahkan diri. Namun, J melawan petugas dan mengancam nyawa anggota Tekab 308.
Tanpa mengesampingkan prosedur, Tekab 308 harus melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap DPO J. Akhirnya, J berhasil dilumpuhkan.

Tak sampai di sana, setelah dipastikan aman dari serangan pelaku, Tekab 308 langsung menghubungi Tim Inafis untuk melakukan identifikasi dan olah TKP untuk mengumpulkan sejumlah alat bukti.
Kemudian, Bidokkes Polda Lampung langsung membawa jenazah tersangka J ke RS Bhayangkara Polda Lampung.
Misi ungkap kasus pencurian dengan kekerasan telah selesai. Tekab 308 Polda Lampung melaporkan ke Ditreskrimum Polda Lampung dan kembali ke Mapolda Lampung.
Sementara itu, Wakapolda Lampung Brigjen Pol Subiyanto mengatakan simulasi ini merupakan bentuk peningkatan efektivitas Tekab 308 mengantisipasi dan menungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah hukum Polda Lampung.
“Saat ini lebih bagaimana kita mengefektifkan Tekab 308 Polda Lampung dengan berbagai macam caranya untuk meningkatkan kualitas dan menekan angka kriminalitas di Lampung,” kata Subiyanto saat ditemui Lampung Geh usai Simulasi di Lampung Apel Mapolda Lampung, Kamis (7/7).
Tim yang dikerahkan pun tak hanya Tim buru sergap bersenjata api untuk melumpuhkan tersangka. Bahkan, serangkaian prosedur dilakukan untuk menyempurnakan ungkap kasus.
“Bukan sebagaimana habis ditembak langsung diangkat tapi bagaimana kita lihat ada apa sih di sekitar TKP dia membawa apa bukti bukti apa di sekitar,” kata Subiyanto.
Wakapolda Lampung berharap, dengan peningkatan efektivitas Tekab 308 Polda Lampung dan Polres jajaran ini dapat membantu ungkap kasus yang lebih banyak.
“Yang pastinya untuk lebih menekan angka kriminalitas di Lampung. Supaya tak ada kerugian materil hingga hilangnya nyawa korban pencurian di wilayah Lampung,” tutupnya. (*)
—
Penulis: Bella Ibnaty Sardio
Editor: Astrid Wendiannisaa





















Discussion about this post