Lampung Geh, Bandar Lampung – Beberapa insiden penjambretan ternyata sudah tak asing lagi bagi masyarakat sekitar Pasar Tugu. Apa lagi insiden Nenek Susiwati (73) pada Rabu (1/9).
Ternyata, di tempat yang berbeda, seorang nenek bernama Rokayah (70) warga Durian Payung juga telah menjadi korban penjambretan. Sang Nenek sampai terjatuh lantaran tertarik saat penjambret melakukan aksinya.
Kemudian, insiden penjambretan yang gagal hingga pelaku diamuk massa juga terjadi. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motornya. Lantaran meminta tolong, sejumlah ojek online mengejar pelaku hingga pelaku bersembunyi di kolam.
Namun, selayaknya upaya yang kurang maksimal, penjambret pun tetap tertangkap warga. Selanjutnya, kedua pelaku dibawa ke Polsek Teluk Betung Utara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Bahkan, sejumlah tempat-tempat yang terjadi penjambretan warga sekitar sudah tak asing lagi. Menurut warga, hal itu sudah menjadi biasa.
Menanggapi hal ini, Kapolresta Bandar Lampung pihaknya telah berupaya semaksimal mungkin. Menurutnya memelihara keamanan juga tugas ia dan jajarannya.
“Yang jelas kita sudah berupaya semaksimal mungkin bagaimana menekan angka kriminalitas. Tentunya tugas kami memelihara keamanan dan ketertiban,” kata Ino, Jumat (3/9).
Setiap ada kejadian, lanjut Ino, selanjutnya merupakan utama tugas pihaknya untuk mengungkapkan kasus tersebut. “Ini tugas kami,” jelasnya.
Beberapa kejadian dan laporan yang diterimanya, Ino juga berharap masyarakat memberikan waktu pihak kepolisian untuk mengungkapkannya.
“Jadi kasih kami waktu untuk mengungkapkan semua kejahatan-kejahatan yang terjadi di Kota Bandar Lampung,” imbuhnya.
Bahkan, tindak kriminalitas yang terjadi khususnya di Kota Bandar Lampung yang sampai merenggut nyawa korban akan menjadi prioritasnya.
“Pasti kami jadikan prioritas untuk pengungkapan. Apalagi ini kan sudah menghilangkan nyawa orang,” pungkas Ino. (*)






















Discussion about this post