Lampung Geh, Bandar Lampung – Ratusan buruh Pelabuhan Panjang kembali menggelar aksi demo dengan sejumlah tuntutan salah satunya BPJS yang belum dibayarkan, Rabu (15/12/2021).

Ketua Umum FSB Kikes, Binson Purba mengatakan, demo kembali digelar karena sejumlah tuntutan mereka belum terpenuhi serta sejumlah berkas yang sudah diserahkan tidak disetujui.
“Hari ini kami menyampaikan hasil rapat luar biasa terkait mosi tidak percaya yang dimana 80% anggota dari koperasi telah hadir yang dilaksanakan di gedung tadi,” ungkapnya kepada awak media.
“Tetapi setelah kami antarkan berkas, pihak KSOP menyatakan bahwa ini tidak sah, ini tidak disetujui. Kita sangat kecewa, artinya yang berhak menyatakan sah atau tidak rapat luar biasa kami bukan KSOP tetapi pihak instansi terkait,” lanjutnya.
Berdasarkan pantauan Lampung Geh di lokasi sekitar pukul 17.45 WIB, ratusan buruh berkumpul di depan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Panjang, arus lalu lintas sempat tertutup karena banyaknya massa aksi yang berkumpul.
“Setelah kami mengantar surat kami pulang, tapi faktanya buruh-buruh masih tetap mau bertahan di KSOP menyatakan apa alasannya kenapa rapat anggota luar biasa yang sudah 80% tadi tidak bisa disetujui,” ucapnya.
“Rencananya mereka ingin menginap dan akan melakukan mogok di Pelabuhan Panjang kurang lebih 5 hari sampai tuntutan mereka dipenuhi. Karena ada BPJS yang belum dibayarkan Rp 7 Milyar,” tegasnya. (*)






















Discussion about this post