Lampung Geh, Bandar Lampung – Pimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2021 dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Wali Kota Bandar Lampung mengimbau para santri tetap menerapkan prokes di lingkungan pesantren dan memperkuat doa agar pandemi COVID-19 segera usai.

“Di masa pandemi COVID-19, santri tidak boleh lengah, tetap patuhi protokol kesehatan 5M + D. D nya ada doa, untuk kita semua. Pesantren punya kemampuan menghadapi pandemi di tengah keterbatasan fasilitas yang dimiliki,” ujar Eva saat menyampaikan amanah sebagai Inspektur Upacara.

Dengan tema Santri Siaga Jiwa Raga, para santri juga mengemban tugas dalam mempertahankan ideologi negara. “Jangan beri celah pada apapun yang mengancam ideologi bangsa Indonesia. Teruslah berusaha dan berkarya,” kata Eva.
Sementara itu, KPC NU Bandar Lampung Ichwan Adji, mengatakan bahwa hari santri menjadi momen penting bagi Negara Indonesia. Saat ini, hari santri sudah sama seperti hari-hari besar nasional lainnya.”
Alhamdulillah, ini adalah bentuk penghargaan negara terhadap eksistensi santri, pesantren, dan kyai yang ada di Indonesia,” katanya.
Saat ini, lanjut Ichwan, sejumlah pondok pesantren sudah bekerjasama dengan perguruan tinggi, menyediakan balai latihan kerja, hingga memfasilitasi dengan mata pelajaran sains.
“Pesantren hari ini sudah ada kerjasama dengan sejumlah lembaga pendidikan tinggi seperti Unila dan Polinela. Setiap tahunnya ada beasiswa bagi para santri yang hafal Alfiyah, gratis masuk Unila tanpa tes masuk di jurusan kedokteran dan farmasi,” jelas Ichwan.
Ke depan, lulusan dari jurusan kedokteran dan farmasi yang bekerjasama dengan Unila akan kembali lagi dan mengabdi ke pondok pesantren asalnya. “Jadi ke depan di pondok-pondok pesantren memiliki klinik sendiri, dan mereka sebagai praktisinya,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post