Lampung Geh, Lampung Utara – Sejumlah arus lalu lintas dialihkan untuk menghindari kemacetan. Pada pukul tertentu pun akan dilakukan penutupan total.
Hal ini dikarenakan perbaikan Jembatan Way Rarem di Jalan Lintas Tengah Sumatera KM 123-124 Desa Aji Kagungan, Kecamatan Abung Kunang, Kabupaten Lampung Utara.
Perbaikan ini terhitung dari hari ini tanggal 23 Agustus 2021 sampai dua pekan ke depan. Jadi, akan selesai pada 6 September 2021.
Berdasarkan peta rekayasa arus lalu lintas, berikut jalan yang bisa masyarakat lalui selama perbaikan Jembatan Way Rarem.
1. Dari Provinsi Sumatera Selatan ke Waykanan
Kendaraan dari arah Provinsi Sumatera Selatan dialihkan di Sp. Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan untuk melalui jalur alternatif dengan rute:
Gunung Labuhan -> Tulung Buyut -> Negara Ratu -> Ketapang -> Kotabumi -> Bandar Lampung.
2. Dari Kotabumi ke Waykanan
Kendaraan dari Kotabumi yang akan menuju Waykanan dialihkan menuju jalur alternatif jalan penghubung antara Kabupaten dengan rute:
Kotabumi -> Ketapang -> Negara Ratu -> Tulung Buyut -> Sp Gunung Labuhan, Way Kanan
3. Dari Bandar Lampung ke Martapura
Kendaraan dari arah Bandar Lampung yang akan menuju Martapura, Baturaja bisa dialihkan menuju Jalan Lintas Timur di Simpang Terbanggi Besar Lampung Tengah dengan rute:
Menggala -> Mesuji -> Simpang pematang.Sementara itu, Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP Bambang Dwi Setyawan mengatakan pihaknya juga telah mengerahkan anggotanya untuk mengatur arus lalu lintas satu arah mulai hari ini.
“Kami mengerahkan 10 personel dan dari jajaran Polsek untuk kelancaran arus lalu lintas di Jembatan Way Rarem selama perbaikan,” ungkapnya.
Selain itu, Bambang juga mengingatkan bahwa akan ada penutupan total saat perbaikan jembatan Way Rarem dari pukul 23.00 WIB sampai pukul 07.00 WIB.
“Mulai pukul 23.00 WIB nanti kami akan mempersiapkan penutupan total jalan sampai. Masyarakat bisa melintasi kembali di esok pagi hari pukul 07.00 WIB,” lanjutnya.
Hal ini akan diterapkan sampai tanggal 6 September 2021 guna perbaikan Jembatan Way Rarem, Lampung Utara. (*)






















Discussion about this post