Lampung Geh, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung kian gencar melakukan rapid antigen kepada masyarakat secara acak, baik di tempat umum maupun di kawasan pemukiman padat penduduk, Selasa (10/8).

Hal tersebut terlihat dalam setiap iring-iringan rombongan Wali Kota Bandar Lampung selalu disertai mobil ambulans dengan tenaga kesehatan untuk melakukan rapid antigen. Demikian halnya dengan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana yang secara berkala turun ke masyarakat untuk memantau penerapan protokol kesehatan.
Pada agenda sidaknya tersebut, selain mengimbau masyarakat patuh protokol kesehatan, Eva juga mengajak masyarakat untuk rapid antigen. Upaya tersebut sebagai deteksi dini penularan COVID-19.
Sebelumnya, saat meninjau lokasi bencana angin puting beliung di Kelurahan Panjang Selatan, Pasar Panjang dan Panjang Utara. Sebanyak 30 orang dilakukan rapid antigen dan hasilnya negatif.
Selanjutnya, pada hari Senin (9/8) wali kota kembali melakukan rapid antigen kepada masyarakat secara acak, di Kecamatan Panjang. Sebanyak 24 orang dilakukan rapid antigen dan semua hasilnya negatif.
“Ini supaya masyarakat antisipasi, dan COVID-19 benar-benar ada. Ini yang terjadi saat ini, kadang juga bunda tunjukan video yang terpapar COVID-19. Masyarakat harus antisipasi, pakai protokol kesehatan, kalau semua patuh Bandar Lampung pasti aman,” kata Eva.
Pihaknya tidak memungkiri bahwa tidak sedikit orang yang takut untuk dirapid antigen. Namun, dari fenomena ini pihaknya berharap masyarakat sadar akan bahaya COVID-19. “Mudah-mudahan takutnya ini dengan sadar dan mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post