Lampung Geh, Bandar Lampung – Satu unit mobil menjadi korban pengrusakan sekelompok pemuda mengendarai mobil saat melintas di Jalan H Juanda, Kelurahan Pahoman, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung.

Insiden yang terjadi pada Minggu (22/8) sekira pukul 03.00 WIB ini merugikan Honda Jazz berwarna abu-abu metalik dengan nomor polisi BE 1594 NS.

King-king (24), salah satu korban dan merupakan warga Bandar Lampung mengatakan saat itu dirinya berjalan menuju arah pulang dari berwisata.”
Kejadiannya di sekitar Stadion Pahoman, awalnya kami balik dari pantai Sebalang tapi lewat kota karena mobilnya kan pendek. Setibanya di bawah flyover itu kan ditutup pas di lampu merah. Jadi kami muter lewat stadion pahoman,” jelas King, Selasa (24/8).
Setelah sampai di sana, lanjutnya, ia dan kedua pemuda yang berada di dalam mobil melihat ada keributan.
“Kami sempat berhenti dan melihat ada rombongan anak-anak mobil Vios yang lagi digebukin,” lanjutnya.
Setelah kejadian yang dilihatnya, mereka melewati jalan tersebut. Kemudian tiba-tiba ada yang meneriaki mobil yang dibawa King.
“Tapi kami ngga menanggapi, waktu kami jalan terus ternyata kami dikejar sampai pertigaan Indomart sampai kafe Monang, kami dihadang mobil Brio hitam,” ungkapnya.
Tidak hanya ada mobil, ada sejumlah motor juga yang mengepung mereka. Tiba-tiba dari mobil Brio itu memukul mobil korban menggunakan pipa, kunci roda dan pentungan satpam.
“Kami sudah berusaha menjelaskan kalau itu bukan kami. Abang saya sempat kena pukul kunci roda di bagian kepala dan lengan. Waktu ada celah sedikit kami langsung kabur dan laporan ke Polresta,” terangnya.
King mengatakan, Kakaknya, pemilik mobil yang dirusak sejumlah orang tersebut, telah melaporkan kejadian itu ke Polresta Bandar Lampung.
“Kami sudah laporan ke Polisi dan sudah ditindak lanjuti. Karena korbannya ada tiga mobil. Mobil kami dan ada dua mobil lain. Yang lain juga sudah laporan juga, tapi mereka sebelumnya ke rumah sakit dulu, karena temannya ada yang luka-luka setelah digebukin,” katanya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana Zulkarnain mengatakan pihaknya telah menerima dan menindaklanjuti laporan tersebut.
“Anggota sudah kami kerahkan untuk melakukan olah TKP. Kami juga telah memeriksa beberapa saksi dan barang bukti terkait,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post