
Lampung Geh, Bandar Lampung – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjung Karang telah membuka penjualan tiket untuk masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Adapun pembelian tiket tersebut sudah dapat dipesan sejak 6 November 2023 atau H-45 keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta seluruh channel resmi pemesanan tiket KA lainnya.
Manager Humas Divre IV Tanjung Karang, Azhar Zaki Assjari mengatakan, periode Angkutan Nataru yang ditetapkan KAI adalah untuk keberangkatan pada 21 Desember 2023 sampai 7 Januari 2024.
“Kami berpesan untuk seluruh pelanggan agar teliti dalam menginput tanggal, rute, dan memasukkan data diri pada saat melakukan pemesanan. Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi waktu perjalanan menuju ke stasiun agar tidak tertinggal kereta api,” katanya.
Zaki menambahkan, pada masa angkutan Nataru 2023/2024 di Divisi Regional IV Tanjung Karang itu sendiri terdapat dua KA dengan enam perjalanan KA reguler yang beroperasi dalam sehari.
“Adapun rata-rata kapasitas tempat duduk yang disediakan yaitu 2.340 per hari. Secara keseluruhan KA yang beroperasi selama masa angkutan Nataru 2023/2024 sebanyak 108 KA dengan total 42.120 tempat duduk,” ucapnya.
Lanjut Zaki, 42.120 tempat duduk tersebut terdiri dari 19.080 tempat duduk rute Tanjung Karang-Kertapati (PP) KA Rajabasa dan 23.040 tempat duduk rute Tanjung Karang-Baturaja KA Kuala Stabas.
Zaki menuturkan pemesanan tiket H-45 pada periode Nataru 2023/2024 hanya berlaku untuk pembelian KA Rajabasa dengan rute Stasiun Tanjung Karang-Kertapati (PP) saja.
Sedangkan untuk tiket KA Kuala Stabas dengan rute Stasiun Tanjung Karang-Baturaja (PP) baru dapat dipesan H-7 sebelum tanggal keberangkatan.
“Artinya untuk KA Kuala Stabas keberangkatan 21 Desember 2023 di periode awal Nataru 2023/2024 baru dapat dipesan pada tanggal 14 Desember 2023 mendatang,” tuturnya.
Selain itu, lanjut Zaki, hingga saat ini per 30 November 2023, tiket untuk KA Rajabasa 22-26 Desember sudah habis terjual.
“Kemudian, sisa tiket terpantau menipis pada 2 Januari 2024 dengan penjualan sudah mencapai 519 tiket atau terjual 98% dari jumlah tempat duduk yang disediakan, selanjutnya pada 27 Desember 2023 sisa tiket juga sudah mulai menipis dengan angka penjualan sebanyak 498 tiket atau terjual 94% dari jumlah tempat duduk yang disediakan,” tuturnya.
Sementara untuk arah sebaliknya, dari Stasiun Kertapati menuju Stasiun Tanjung Karang, tiket sudah habis pada tanggal-tanggal keberangkatan tertentu.
“Hingga saat ini per 30 November 2023 Pukul 10.00 WIB tiket masa Nataru 2023/2024 pada 21 Desember s.d 27 Desember 2023 sudah habis terjual. Untuk tanggal keberangkatan lainnya pada 30 Desember 2023 sisa tiket terpantau sudah mulai menipis dengan angka penjualan 467 tiket atau terjual 88% dari jumlah tempat duduk yang disediakan,” sebutnya.
Untuk itu, bagi masyarakat yang ingin bepergian dengan kereta api dapat memilih alternatif tanggal lain atau mencoba peruntungan dengan melakukan pembelian tiket di Loket Stasiun atau Go Show yang bisa dilakukan H-2 Jam sebelum waktu keberangkatan KA.
“Hal tersebut sebagai langkah terakhir memburu tiket kereta api libur Nataru 2023/2024 di Divre IV Tanjung Karang yang saat ini banyak diincar warga Lampung,” ujarnya.
Lebih lanjut Zaki mengatakan, bagi masyarakat yang hendak melakukan pembatalan tiket dapat mengakses aplikasi Access by KAI.
“Saat ini, cukup dengan aplikasi Access by KAI masyarakat dapat dengan mudah melakukan pembatalan atau mengubah jadwal perjalanan kereta api tanpa harus datang langsung ke Stasiun. Pembatalan dan reschedule/mengubah jadwal perjalanan kereta api dapat dilakukan maksimal 3 jam sebelum KA berangkat dengan kode booking yang dimiliki berstatus Paid/Terbayar serta belum dicetak sebagai boarding pass,” kata dia.
Disisi lain, Zaki menuturkan pada masa Nataru 2023/2024, Divre IV Tanjung Karang akan mengadakan program khusus, yakni membagikan hadiah kepada pelanggan KA yang beruntung berupa tumbler.
“Program itu merupakan dukungan untuk mengampanyekan gerakan ramah lingkungan. Hadiah tumbler kami pilih agar pelanggan KA dapat memanfaatkan water station yang tersedia di Stasiun Tanjungkarang dan Stasiun Baturaja,” ungkapnya
Selain program tersebut, lanjut Zaki, sebagai komitmen bersama jajaran Divre IV Tanjung Karang juga akan melakukan Posko Nataru 2023/2024.
“Pada masa angkutan Nataru 2023/2024 pegawai tidak diperbolehkan cuti dan seluruh jajaran Divre IV Tanjung Karang akan turun langsung memastikan seluruh aspek perjalanan kereta api berjalan dengan lancar. Hal itu sebagai upaya kami menghadirkan layanan KA di Divre IV Tanjung Karang yang nyaman, aman, dan selamat,”pungkasnya. (Yul/Ansa)






















Discussion about this post