Lampung Geh, Bandar Lampung – Masyarakat yang akan melakukan permohonan membuat SIM di Polresta Bandar Lampung bakal diberi syarat tambahan, yaitu sudah vaksin.

Hal ini disampaikan Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto mengenai syarat tambahan vaksinasi terkait permohonan pada pelayanan publik di Polresta Bandar Lampung
“Jadi di pelayanan publik di Polresta Bandar Lampung itu juga kita berlakukan. Pada saat masyarakat bermohon SIM, SKCK, kita tanyakan dulu sudah vaksin belum. Tentunya dengan menunjukkan aplikasi peduli lindungi,” kata Ino.
Petugas pelayanan bakal cek masyarakat yang akan membuat maupun perpanjangan SIM. Apabila didapati belum vaksin dosis 1 ataupun dosis 2, maka akan di arahkan ke gerai vaksin.
“Nanti kami minta untuk scan barcode yang juga ada di Polresta. Jika belum langsung kita arahkan ke suntik vaksin,” terangnya.
Setelah vaksin, lanjut Ino, petugas pelayanan SIM baru akan menindaklanjuti permohonan yang dibutuhkan masyarakat.
“Setelah vaksin baru kita layani,” kata Ino.
Selain itu, permohonan lainnya pun ditambah syarat vaksinasi, seperti permohonan SKCK. Menurutnya, hal ini dilakukan untuk mempercepat menuju Herd Imunity.
“Jadi strategi kita terus kita laksanakan sampai dengan herd imunity. Target kita Desember ini dosis 2 sudah di atas 70 persen dengan dosis 1 kita kebut sampai 100 persen,” ungkap Ino.
Saat ini, Ino mengatakan jumlah persentase vaksinasi mencapai diatas 85 persen dosis 1 dan dosis 2 mencapai 65 persen di Kota Bandar Lampung.
Untuk itu, pihaknya menggunakan sejumlah strategi untuk mengejar target vaksinasi. “Yang awalnya strategi kita secara terpusat statis di satu tempat, gerai-gerai kita buka, kemudian sekarang kita sudah berubah. Strategi kita adalah door to door mencari masyarakat yang belum divaksin,” terangnya.
Bahkan, pihaknya akan mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah, menanyakan apakah sudah vaksin/belum ini timnya gabungan dari nakes, TNI, Polri, begitu masyarakat belum divaksin kita melakukan penyuntikan langsung di kediamannya.
“Kemudian juga pos-pos yang akan masuk ke Kota Bandar Lampung itu juga akan kita tempatkan personel gabungan TNI Polri nakes dan Dishub,” tutup Ino. (*)






















Discussion about this post