Lampung Geh, Lampung Selatan – Seorang bocah berumur tujuh tahun menjadi korban peluru nyasar di Jalan RA Basyid, Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Jumat (24/6) sekitar pukul 16.30 WIB.
Belum diketahui dari mana asal peluru tersebut, tapi bocah tujuh tahun tersebut kini harus mendapatkan perawatan intensif di RS Imanuel, Bandar Lampung.
Imam, warga sekitar mengatakan insiden tersebut berbarengan saat dua terduga pelaku diamuk massa setempat.
“Dua maling itu dikejer dari Way Kandis, karena kepergok mau maling motor di sana,” kata Imam.
Menurut Imam, ada anggota Polri yang turut mengejar dua terduga pelaku yang mengendarai sepeda motor. Sampai sekitar TKP, kedua pelaku tertabrak mobil.
“Mereka masih mau kabur tapi keburu ketangkep warga dan di massa,” kata Imam.
Menurut informasi yang didapatkan Imam, satu terduga pelaku tewas di tempat. Sedangkan, satu terduga lainnya kritis. Keduanya kini dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung.
Disaat itu pun, Imam tak tahu pasti bagaimana kronologi bocah yang masih keponakannya itu tertembak.
“Keponakan saya ketembak kakinya, tapi belum tau itu peluru dari mana,” kata Imam.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Lampung Selatan, AKP Hendra Saputra membenarkan adanya korban terkena peluru senjata api.
“Iya, benar ada korban. Tapi kami masih dalam penyelidikan,” kata Hendra saat ditemui di TKP.
Soal kabar anak-anak yang menjadi korban tembakan peluru nyasar tersebut, Hendra juga membenarkan korban yang tertembak adalah anak-anak.
“Iya (anak-anak),” kata Hendra.
—
Penulis: Bella Ibnaty Sardio
Editor: Astrid Wendiannisaa






















Discussion about this post