Lampung Geh, Bandar Lampung – Sebanyak 500 driver Ojek Online (Ojol) Grab menerima pemberian vaksinasi COVID-19 di Puskesmas Rawat Inap Wayhalim Bandar Lampung, Selasa (8/7).
Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan sasaran driver Ojol ini difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Edwin Rusli mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 500 dosis vaksin untuk driver dan 500 dosis untuk kelompok lansia.

“Satu orang driver Grab dipersilakan membawa dan mengajak satu orang lansia, bisa keluarga, atau tetangga. Ini merupakan upaya kita memutus mata rantai penyebaran COVID-19, dan membentuk kekebalan imun tubuh,” ujar Edwin.Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung mengatakan, di masa pandemi COVID-19, pelayananan Grab sangat membantu masyarakat terutama dalam transaksi digital.

“Di masa pandemi COVID-19, mitra ojol sangat membantu dalam pelayanan, terutama belanja melalui online. Saya meminta Ojol saat berkeliling melayani masyarakat, turut menginformasikan dan menyosialisasikan prokes 5M,” ujarnya.
Program vaksinasi ini, lanjut Eva, terbuka bagi perusahaan lainnya. “Terbuka untuk corporate lainya, bekerjasama pemerintah dan pengusaha swasta, saya yakin target 700 ribu cepat terealisasi. Kalau untuk lansia hampir semuanya sudah divaksin,” lanjutnya.
Siswantoro, selaku Grab Head of Public Affairs Grab Indonesia Region Sumatera menjelaskan, pihaknya turut membantu pemerintah kota Bandar Lampung dalam menyukseskan program vaksinasi nasional.
“Kami sebisa mungkin membantu pemerintah kota untuk menyukseskan vaksinasi nasional, maka selain driver, juga bisa mengajak lansia, nanti ada insentif kepada para driver yang membawa lansia,” jelasnya.
Dia membeberkan, setidaknya ada sekitar 1.000 mitra Grab yang ada di Lampung. “Di Lampung kurang lebih ada 1.000 mitra kita, yang sudah divaksin tahap pertama sekitar 400 orang, dan selanjutnya kita bertanggung jawab pada vaksinasi dosis kedua,” bebernya.
Salah satu driver Grab yang mengikuti vaksinasi yakni Siswanto mengatakan, dirinya belum pernah mendapatkan vaksinasi. Pria asal Bumi Waras tersebut membawa serta sang ibu untuk mengikuti vaksinasi.
“Ini sudah divaksin, katanya tunggu 10 menit lagi kalau ada gejala suruh ke meja pemeriksaan. Saya sebagai driver diundang, kalau ada lansia suruh bawa, malanya saya bawa ibu kesini untuk divaksin juga,” ungkapnya. (*)






















Discussion about this post