Lampung Geh, Bandar Lampung – Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung mengungkapkan ada enam sekolah yang menjadi simulasi kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, Rabu (1/9).

Pelaksanaan simulasi sekolah tatap muka terbatas dilakukan untuk mempersiapkan sekolah tatap muka terbatas di tengah pandemi COVID-19. Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan kota Bandar Lampung Eka Afriana, pelaksanaan sekolah tatap muka terbatas bisa dilakukan jika level asesmen sudah turun dari level 4 ke PPKM Level 3.
“Kita tunggu instruksi wali kota, setelah selesai level 4 dan masuk PPKM Level 3. Nanti hari Jumat akan ada vaksinasi untuk siswa di sekolah. Itu salah satu langkah kita (menyiapkan sekolah tatap muka terbatas),” kata Eka.
Vaksinasi akan diberikan untuk siswa kelas 9, setidaknya ada 7.000 siswa untuk dosis pertama. Sedangkan untuk sekolah yang akan dilakukan simulasi sekolah tatap muka, bertambah menjadi enam, yang sebelumnya hanya tiga sekolah. Enam sekolah yang dimaksud yaitu, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 6, SMPN 14, SMPN 29, dan SMPN 32 Bandar Lampung
Eka mengatakan, para siswa yang mengikuti simulasi sekolah tatap muka harus memakai protokol kesehatan, terutama memakai masker. “Harus membawa alat tulis sendiri (tidak boleh pinjam), membawa air minu dari rumah dan membawa bekal makanan,” katanya.
Eka menegaskan, tidak ada paksaan bagi siswa untuk mengikuti sekolah tatap muka terbatas. Terlebih jika tidak mendapat izin dari orang tua, maka siswa tetap dapat mengikuti pembelajaran melalui dalam jaringan (daring).
“Memang ini direspon baik oleh para orang tua murid. Kita juga sudah sampaikan, kalau nantinya orang tua kurang berkenan (untuk sekolah tatap muka), anaknya (siswa) dapat mengikuti pembelajaran secara daring yang disiapkan oleh sekolah,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post