Lampung Geh, Bandar Lampung – Pertikaian antar anak berujung kematian seorang Ayah di Kelurahan Pencegahan Raya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung.

Hal itu dipicu kedua anak yang masih di bawah umur bertikai. Tak disangka, kedua keluarga masing-masing tidak terima dan menyebabkan Ayah salah seorang anak berinisial MP (41) menusuk Ayah dari anak lainnya M Zainal (54), Senin (18/10).

Korban sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit untuk beberapa hari. Namun, seminggu setelahnya, pada 25 Oktober 2021 korban dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek Kedaton Kompol Ery Hafri membenarkan adanya insiden tersebut. Bahkan, pihaknya sudah mengamankan MP yang sempat kabur ke rumah kerabatnya.
“Keduanya ini merupakan tetangga yang berlokasi di Jalan Sam Ratulangi, Gang Bukit 2, Kelurahan Penengah Raya, Kedaton,” kata Ery.
Ery menuturkan, korban dan pelaku merupakan tetangga. Keributan tersebut diawali cekcok kedua anak yang berakibat penusukan terhadap korban.
“Kronologisnya saat itu korban dan pelaku ini bertetangga jadi ada keributan antara anak mereka hingga terjadi cekcok,” jelasnya.
Cekcok yang terjadi pada sore menjelang malam tersebut berlanjut malam hari. “Untuk motif dendam tidak ada karena mereka bertetangga jadi permasalahannya dengan anak-anak mereka,” lanjut Ery.
Penusukan yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di hari yang sama, menyebabkan satu luka tusuk di bagian tubuh sebelah kiri.
“Pelaku menggunakan pisau (dapur) dan korban mengalami satu luka tusuk untuk. Sebelum meninggal dunia korban sempat dirawat di rumah sakit,” ungkap Ery.
Saat ini pelaku penusukan sudah diamankan. Pelaku sempat kabur, tapi akhirnya bisa diamankan jajaran Polsek Kedaton.
“Untuk saat ini pelaku sudah diamankan dan kami melakukan pendekatan kepada kedua belah pihak korban maupun pelaku,” kata Ery.
Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan berat. “Pelaku akan kami proses sesuai hukum berlaku. Pasal 351 ayat 3 penganiayaan berat dan tidak menutup kemungkinan ada pasal lainnya,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post