Lampung Geh, Bandar Lampung – Lagi, pedagang kaki lima tolak eksekusi relokasi lapak yang berada di Jalan Bukit Tinggi (Pasar Bambu Kuning) Bandar Lampung. Aparat dan pedagang sempat bersitegang, Kamis (18/11).
Sebelumnya, penertiban lapak PKL di Jalan Bukit Tinggi Bandar Lampung sempat tertunda, dan sejumlah pejabat PKL juga menggelar aksi yang sama pada Rabu (17/11).

Sore ini, alat berat dari Pemkot Bandar Lampung juga turut dikeragkan untuk menertibkan lapak PKL. Puluhan aparat dari Satpol PP, dan kepolisian turut mengawal proses penertiban.
Berdasarkan pantauan Lampung Geh di lokasi, kelompok yang mengatasnamakan Persatuan Pedagang Kaki Lima (PPKL) membentuk barikade menghalau alat berat yang akan menertibkan lapak di emperan gedung Pasar Bambu Kuning.
“Kita di sini memeprtahankan lapak sebagai sumber penghidupan kita, tapi kita digusur,” kata salah seorang dari barisan pedagang.
Para pedagang juga mempertanyakan surat penggusuran dari Pemkot, dimana sebelumnya telah melakukan audiensi.
“Belum ada surat penggusuran, kemarin audiensi belum ada keputusan,” teriak salah seorang pedagang. (*)






















Discussion about this post