Lampung Geh, Bandar Lampung – Anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), berpesan kepada Rais Aam terpilih untuk fokus pada pembinaan untuk kemajuan PBNU lima tahun mendatang, yakni 2021-2026.
Hal tersebut disampaikan oleh KH Zainal Abidin saat mengumumkan Rais Aam PBNU terpilih. Sebelumnya diberitakan, KH Miftachul Akhyar ditetapkan sebagai Rais Aam PBNU oleh AHWA Muktamar ke-34 NU dalam Sidang Pleno IV di GSG Unila.
“Kami berharap agar Rais Aam tidak rangkap jabatan di organisasi lain, dan itu disetujui agar fokus dalam pembinaan dan pengembangan jam’iyah Nahdlatul Ulama,” jelasnya.
KH Zainal Abidin juga menyampaikan agar Rais menerima bakal calon Ketum PBNU, jika memang memenuhi syarat. “Meski lebih dari satu calon, agar Rais Aam menerimanya, selama memenuhi syarat,” katanya.
Sementara itu, KH Miftachul Akhyar dalam sambutannya mengatakan bahwa apa yang sudah menjadi keputusan AHWA harus dijalankan. “Saya tidak bisa membantah, itulah keadaannya. Tapi yang kami yakini, tidak akan bekerja sendirian, akan bekerja bersama-sama secara kolektif kolegial,” ungkapnya.
Untuk diketahui, setelah sidang pleno penetapan Rais Aam, agenda dilanjutkan dengan Sidang Pleno V pemilihan Ketua Umum PBNU yang kini berlangsung di GSG Unila dan disiarkan melalui channel YouTube. (*)






















Discussion about this post