Lampung Geh, Bandar Lampung – Gegara panik, pengemudi mobil berwarna putih dengan nomor polisi B 1703 BRG langsung meninggalkan lokasi diduga tabrak lari di Jalan Pagar Alam, Segala Mider, Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Kamis (7/7).
Tadaru, kakak pengemudi mobil tersebut mengatakan sudah tidak ada masalah dengan pihak korban pada insiden siang tadi.
“Adek saya yang bawa (mengemudi mobil),” katanya saat dihubungi Lampung Geh, Kamis (7/7) malam.
Ia juga mengklaim bukan insiden tabrak lari. Begitupun, sekitar pukul 15.30 WIB pihaknya telah mendatangi Bapak yang dikatakan sebagai korban diduga tabrak lari oleh adiknya.
Ia juga membantah adiknya kabur dan tak bertanggung jawab atas insiden tersebut.
“Posisinya, dia udah mau turun mau tanggung jawab,” kata Tadaru.
Namun, lanjutnya, orang sekitar yang melihat saat bapak pengendara motor jatuh langsung meneriaki tabrak lari ke adiknya.
“Karena liat banyak orang teriak-teriak makanya langsung nggak jadi turun. Dia panik,” ungkapnya.
Pengemudi mobil itu mengaku kepada Tadaru takut berhenti karena khawatir menjadi korban amuk massa. Kemudian, sekitar pukul 15.30 WIB pihak keluarga pengemudi mobil pun datang ke rumah korban yang tak jauh dari TKP.
“Jadi kata bapak itu nggak ada masalah, itu juga nggak ditumbur. Jadi posisi bapak itu kagok jatuh bukan karena ditumbur tetapi karena kagok. Nggak Keserempet,” terang Tadaru.
“Dia mau belok kanan malah ngebuang ke kiri dulu. Dia posisi kayak tikungan tapi kaget ada mobil,” imbuhnya.
Tadaru juga menegaskan, insiden ini pun sudah selesai di antara kedua belah pihak. Tak dilanjutkan untuk proses lainnya. (*)
—
Penulis: Bella Ibnaty Sardio
Editor: Astrid Wendiannisaa






















Discussion about this post