Lampung Geh, Bandar Lampung – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 hingga kini masih diberlakukan. Bahkan, beberapa penyekatan yang dilakukan sampai menggunakan kawat barrier sebagai penyekat.
Meskipun adanya penyekatan ini memperlambat sebagian pengendara menuju ke tempat tujuan, tetapi ini sebagai salah satu pendukung PPKM Level 4 di Kota Bandar Lampung.

Di tengah pelaksanaan penyekatan ini, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Ino Harianto bersama jajarannya melakukan kegiatan cukup unik. Pasalnya, pada saat rambu lalu lintas berwarna merah, Ino menanyakan pertanyaan kepada beberapa pengendara yang melintasi Tugu Adipura Kota Bandar Lampung, Jumat (20/8).

“Tujuannya kegiatan ini yang mana untuk memberikan sosialisasi protokol kesehatan dan imbauan penerapan PPKM Level 4,” kata Ino.
Menurut Ino, di masa ini empati dan peduli kepada masyarakat harus diutamakan. Jadi kegiatan kali ini dikemas dengan sebutan Polresta Bandar Lampung menyapa.
Para pengendara yang berhasil menjawab pertanyaan dengan benar akan mendapatkan sembako maupun alat kelengkapan kendaraan.
“Kegiatan berupa memberikan sesuatu kepada masyarakat yang melintas di jalanan (dan diberikan pertanyaan), jadi tidak semua,” imbuhnya.
Pertanyaan-pertanyaan terkait Prokes, PPKM, maupun penyekatan. Salah satu pengendara sepeda motor bernama Sofyan mendapatkan pertanyaan dari Kapolresta Bandar Lampung.
“Saat melintasi jalan raya, itu kan ada pembatasan-pembatasan di jalan. Kalo melihat itu, apa yang dilakukan?” tanya Ino kepada Sofyan.
“Putar balik,” jawab Sofyan.
Kemudian, Sofyan mendapatkan sebuah helm berwarna putih atas jawaban yang diberikan dari pertanyaan yang dilontarkannya Ino.
Selain itu, mengenai penyekatan di dalam Kota Bandar Lampung, sampai saat ini tetap berlanjut hingga 23 Agustus sesuai aturan PPKM Level 4 yang saat ini. (*)






















Discussion about this post