Lampung Geh, Bandar Lampung – Pasca-kebakaran yang terjadi di Jalan Teluk Teratai Kota Karang, Kecamatan Rawa Laut, Bandar Lampung pada Rabu (6/7) semalam meninggalkan duka yang mendalam.
Berdasarkan pantauan Lampung Geh di lokasi kebakaran, beberapa warga membersihkan puing-puing sisa kebakaran.
Terlihat juga petugas BPBD sedang membangun tenda darurat serta menyiapkan dapur umum untuk korban yang terdampak kebakaran tersebut.

Salah satu korban, Lamini (65) mengatakan, pada saat kebakaran ia sedang memomong cucunya di luar rumah.
“Saya lagi momong, terus liat api udah gede, orang-orang pada lari,” katanya kepada Lampung Geh, Kamis (7/7)
Lamini menambahkan, tak ada barang yang bisa diselamatkan, hanya baju yang menempel di badan.
“Cuman bisa nyelamatin KK dan KTP sama baju yang lagi dipake ini, yang lainnya habis terbakar,” tambahnya.
Setelah kejadian ini, Lamini menuturkan ia ditawarkan untuk sementara tinggal di Rusunawa. Namun, pihaknya menolak.
“Saya udah ngontrak di sini 25 tahun, saya memilih tinggal bersama kerabat, mau ngontrak lagi ga punya duit,” pungkasnya.

Korban lainnya, Junaidi (52) menuturkan pada saat kejadian dirinya sedang berada di dalam rumah.
“Pas kebakaran, saya lagi di dalem rumah, denger orang teriak langsung lari, udah pada sibuk nyelamatin diri,”katanya.
Sama seperti korban lainnya, Junaidi mengatakan semua harga benda nya ikut terbakar dan tidak bisa diselamatkan.
“Semua barang berharga gak ada yang sisa, itu STNK, BPKB juga ikut kebakar, surat nikah, perabotan isi rumah gak ada yang bisa diselamatkan,” pungkasnya. (*)

—
Penulis: Sinta Yuliana
Editor: Astrid Wendiannisaa





















Discussion about this post