Lampung Geh, Bandar Lampung – Persatuan pengemudi ojek online (ojol) di Lampung minta pihak aplikasi lakukan banned terhadap resto ‘Ayam Geprek Berkokok’ pasca insiden pengeroyokan.
Insiden pengeroyokan tersebut terjadi kepada pengemudi ojek online, Joddy Wijaya (24), diduga ketika dirinya ingin menukar pesanan makanan yang seharusnya ayam namun yang didapat cumi sekitar pukul 2 dini hari.

Namun pemilik resto, Ruli Boyke Hastien membantah insiden pengeroyokan tersebut diawali oleh karyawannya. Menurutnya, driver ojek online tersebut yang memulai dengan melontarkan kata-kata kasar dan menarik kerah baju karyawannya.
Akibat peristiwa itu, persatuan pengemudi ojek online di Lampung (Gaspool Lampung) melalui ketuanya, Miftahul Huda, menginginkan pihak aplikasi melakukan banned atau penutupan terhadap restoran tersebut.
“Karena itu kesalahan mutlak dari pihak restoran yang salah menyiapkan makanan. Ya dibanned aja ditutup aja dulu, saya tadi minta ke kawan-kawan manajemen Gojek untuk dibanned,” tegasnya saat diwawancarai awak media.





















Discussion about this post