Lampung Geh, Bandar Lampung – Seorang camat di Bandar Lampung meminta vaksinator tidak memperlihatkan jarum suntik padanya, ketika dilakukan pemberian vaksinasi dosis ketiga (booster) di lingkungan Pemkot setempat, Selasa (18/1).
Adalah Nurcahyo, Camat Teluk Betung Barat (TBB), yang juga mengikuti pelaksanaan vaksinasi booster bagi pejabat dan ASN di lingkungan Pemkot Bandar Lampung. Saat mendapat giliran penyuntikan vaksin, dia meminta agar tenaga vaksinator tidak memperlihatkan jarum suntik padanya.
“Suntikkannya jangan dilihatkan ke saya ya,” ucap Nurcahyo pada tenaga vaksinator.
Ekpresi Nurcahyo tersebut sontak menjadi perhatian para peserta vaksin booster. Kejadian tersebut juga disaksikan oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana yang meninjau pelaksanaan vaksinasi booster di gedung parkir lantai roof top. Eva juga nampak tertawa melihat polah pejabatnya tersebut.
Tak sampai di situ, Nurcahyo yang sudah duduk di bangku vaksinasi juga nampak memalingkan wajah dari vaksinator. Ditambah, salah satu ajudan wali kota juga memegangi dan membantu Nurcahyo menyibakan lengan baju untuk memudahkan vaksinator menyuntikkan vaksin.
“Mungkin pernah trauma ya pak ya. Saya sudah kok pak, nggak terasa apa apa, tenang saja,” kata salah seorang peserta vaksin yang menyaksikan kejadian tersebut.

Begitupun saat disuntik, Nurcahyo sedikit berteriak dan berpegangan erat pada ajudan wali kota. Ekpresinya tersebut mengundang tawa para peserta vaksin yang menyaksikannya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemkot Bandar Lampung mendapatkan vaksinasi boster merek Pfizer. Vaksin Booster diperuntukkan bagi mereka yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua, yakni setelah enam bulan. (*)






















Discussion about this post