Lampung Geh, Bandar Lampung – Harga komoditas ikan di Pasar Gudang Lelang Bandar Lampung mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan oleh kondisi cuaca buruk, Selasa (18/1).
Salah seorang nelayan di Pasar Gudang Lelang, Marlan mengatakan, akibat cuaca yang tidak menentu, dirinya kesulitan mendapatkan ikan, dan mengakibatkan hasil tangkapan ikan mengalami penurunan. Jika kondisi ini terus berlanjut, pihaknya memprediksi harga ikan akan terus mengalami kenikan.
“Saat ini ikan tergolong mahal, karena kita susah untuk dapat ikan, akibat cuacanya buruk dan tidak menentu,” ujarnya.
Menurut Marlan, fenomena cuaca buruk juga menyebabkan waktu melaut atau menangkap ikan lebih lama dibandingkan hari biasanya.
“Kendalanya cuaca buruk, ombak tinggi, jadi hasil tangkapan ikan menurun. Biasanya kami kalau melaut hanya 3 sampai 4 hari, tapi sekarang bisa sampai 5 hari baru pulang, sedangkan kita satu kapal ada 5 orang,” tuturnya.
Sementara itu, Jai salah satu pedagang ikan di Pasar Gudang Lelang mengatakan, terjadi kenaikan harga pada beberapa jenis ikan yang dijualnya.
“Harganya sekarang semakin mahal, naiknya biaa 10-20 persen. Contohnya untuk harga ikan layang naik hingga 7 ribu rupiah. Yang sebelumnya harga Rp 22 ribu perkilogram sekarang menjadi 30 ribu perkilogram,” ungkapnya.

Kemudian, untuk ikan tongkol juga mengalami kenaikan serupa ikan layang, yang sebelumnya 22 ribu per kg, menjadi 30 ribu per kg. “Kalau untuk ikan kembung satu, terbilang cukup melesat, hingga 3 kali lipat, yang sebelumnya 15 ribu per kilogram, kini menjadi 50 ribu per kilogramnya,” ujarnya.
Menurutnya, fomena kenaikan harga ikan di Pasar Gudang Lelang dampak adanya cuaca buruk yang menyebabkan ikan menjadi langka.
“Barang makin susah didapat, padahal kita stoknya dari banyak nelayan. Kalau penyebabnya ya cuaca buruk,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post