Lampung Geh, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana meminta agar para pegiat UMKM tak sediakan tempat duduk bagi pengunjung saat gelaran bazar di sentra UMKM di Jalan Gatot Subroto, yang juga terdapat Taman Ir Soekarno.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Eva Dwiana saat ditanya apakah di lokasi Taman Wisata Kuliner pedagang boleh menyediakan tempat duduk bagi pengunjung. Dengan tegas wali kota menjawab bahwa pedagang tidak boleh menyediakan tempat duduk, guna menghindari kerumunan karena pembeli berlama-lama.
“Pedagang tidak boleh menyediakan tempat duduk, nanti jadi berkumpul, dan untuk tendanya akan kita sediakan secara bertahap,” ujar Eva.
Berdasarkan pantauan Lampung Geh di sepanjang Jalan Gatot Subroto, yakni dari depan RRI Bandar Lampung hingga pertigaan sebelum rumah dinas wali kota, ada 600 nomor lapak di sisi kanan dan kiri jalan. Namun, karena masih dalam situasi pandemi COVID-19 dan PPKM Level 2, jumlah pelaku UMKM yang dilibatkan masih dibatasi.
Taman Wisata Kuliner Ir Soekarno tersebut akan dibuka setiap akhir pekan, yakni hari Jumat – Minggu setiap pukul 09.00-11.00 WIB. “Sementara sekitar 320 UMKM, karena ini masih PPKM, kalau nanti sukses mungkin malam juga mereka bisa berjualan,” jelas Eva.
Untuk Taman Ir Soekarno sendiri, rencananya akan diresmikan pada tanggal 28 Oktober 2021, dan pedagang bisa langsung berjualan. Peresmian Taman Ir Soekarno tersebut juga rencananya akan dilakukan oleh Megawati Soekarnoputri.
“Dan kalau ini sukses, insyaa Allah akan menjadi Taman Wisata Kuliner terpanjang. Dan para pedagang juga harus menjaga kekompakan dan kebersihan,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post