Lampung Geh, Bandar Lampung – Pasca dilakukan penyegelan seluruh gerai, Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Tim Pengendalian Pemeriksaan dan Pengawasan Pajak Daerah (TP4D) memanggil pihak Bakso Son Haji Sony untuk diperiksa, Senin (20/9).

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandar Lampung Yanwardi melalui Kepala Bidang Pajak, Andre kepada awak media di komplek kantor Pemkot setempat. Andre mengatakan, pihak BPPRD telah melayangkan peringatan kepada Bakso Son Haji Sony, namun tak diindahkan.
“Dari peringatan-peringatan yang kita berikan ke Bakso Son Haji Sony, sampai saat ini tidak ada itikad baik dari mereka untuk menyelesaikan persoalan dan mengklarifikasi tunggakan oajak mereka,” ungkapnya.
Maka, TP4D Bandar Lampung melakukan penyegaran terhadap seluruh gerai Bakso Son Haji Sony, sebagaimana diperingatkan dari jauh-jauh hari. Pasca penyegelan yang dilakukan hari ini, pihak BPPRD akan memanggil management Bakso Son Haji Sony besok, Selasa (21/9) untuk dilakukan pemeriksaan.
“Kita akan melakukan pemeriksaan pajak terhadap Bakso Son Haji Sony, yang sebelumnya sudah pernah kita panggil tapi yang bersangkutan belum datang. Tapi kita upayakan lagi, mudah-mudahan dengan penyegelan ini, besok kita panggil lagi dan mereka bisa datang, itu saja harapan kami,” jelas Andre.
Andre membeberkan, potensi pajak yang seharusnya didapatkan dari Bakso Son Haji Sony mencapai Rp 400 juta per bulan. Namun, yang disetorkan hanya sekitar Rp 120-130 juta per bulan melalui Bank Lampung. Hal ini terhitung dari tahun 2018, sejak adanya kebijakan pemasangan tapping box.
“Tapping box itu tidak maksimal mereka pakai. Kita sudah melakukan uji coba ke sejumlah gerai bakso Sony, tapi memang mereka lebih memilih pakaian cash register, daripada tapping box yang dipasang oleh Pemkot Bandar Lampung,” kata Andre.
Sebelumnya diberitakan, Pemkot Bandar Lampung melalui TP4D melakukan penyegelan sementara terhadap 12 gerai Bakso Son Haji Sony, sedangkan 6 gerai lainnya sudah disegel. Jadi, total 18 gerai Bakso Son Haji Sony yang ada di Bandar Lampung tidak beroperasi untuk sementara waktu. Penyegelan tersebut dilakukan hingga bakso Son Haji Sony menyelesaikan persoalan terkait pajak dan tapping box. (*)





















Discussion about this post