Lampung Geh, Bandar Lampung – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno membuka dan memimpin secara langsung Apresiasi Kreatif Indonesia 2021 di Mall Boemi Kedaton (MBK) Lampung, Sabtu (23/10).

Gelaran AKI 2021 oleh Kemenparekraf di Lampung diikuti 20 pegiat UMKM dari berbagai bidang, dari kuliner, fashion, hingga kerajinan.Menteri Sandiaga Uno juga menjadi pembicara dalam Creative Talk Show #1 dalam rangkaian acara tersebut, bersama Putri Indonesia 2019 Frederika Alexis Cull.

Sandiaga Uno memaparkan 3 landasan utama dalam berbisnis, yakni inovasi, berani mengambil resiko, dan pro aktif.
Inovasi, menurut Sandi, inovasi menjadi poin utama dalam berbisnis, tidak terkecuali pelaku UMKM. Pelaku UMKM, terutama di Lampung harus mampu menciptakan produk-produk baru yang inovatif, sehingga tidak tertinggal dengan daerah lainnya.
“Inovation is the key, jangan berhenti berinovasi, ciptakan produk-produk baru yang lebih baik dan mengikuti trend kekinian,” ujarnya.
Kemudian, yang kedua adalah take a risk, atau berani mengambil resiko. Sandi mengatakan, meskipun masih dalam situasi pandemi COVID-19, geliat kebangkitan perekonomian sudah mulai terasa. Para pelaku UMKM harus berani berinvestasi, mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM), hingga proses produksi.
“Jadi jangan sampai ketinggalan kereta. Seperti kemarin teman-teman ekonomi kereta di Papua kebanjiran order. Karena produk ekonomi kreatif kita sekarang terdigitalisasi, dan melalui event yang yang dilakukan di Lampung insyaa Allah akan meningkat,” jelasnya.
Proaktif, lanjut Sandi, UMKM harus terus bergerak seperti mengayuh sepeda, dan jangan pernah berhenti. “Kita harus pastikan bahwa Indonesia Emas 2045, kalian semua harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri, salah satunya produk-produk UMKM Lampung,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis Bantuan Insentif Presiden kepada 4 pegiat UMKM Lampung. (*)






















Discussion about this post