Lampung Geh, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyerahkan hadiah pada juara duta santri se-Kota Bandar Lampung yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) kota setempat, dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2021.

Penjaringan duta sanrti oleh PC NU berhasil menjaring 40 peserta putra-putri dari 9 pondok pesantren yang ada di Bandar Lampung. Kemudian dilakukan seleksi untuk menjaring 19 besar yang terdiri dari santriwan dan santriwati masing-masing 9 orang. Diketahui, 19 orang santri tersebut berasal dari pondok pesantren Madarijul Ulum, Ponpes Al-hikmah, Ponpes Al firdaus, Ponpes Hikmatul Mubtadiat dan Ponpes Darul Falah. Dari jumlah tersebut terpilihlah, santriwan terbaik, 3 santriwati terbaik, dan 1 santri ter the best.
Ketua PC NU Kota Bandar Lampung Ichwan Adji Wibowo mengatakan, duta santri memiliki peranan penting dalam mempromosikan eksistensi santri saat ini.
“Mereka yang terpilih akan mempromosikan tentang menjadi santri yang tidak hanya asik, menarik, tetapi juga hebat dan siap bersaing dengan institusi masyarakat lain,” ujarnya.
Menurutnya, duta santri tidak hanya diperkuat dari sisi keagamaan islam, tetapi juga diperkuat dari sisi nasionalisme yakni wawasan kebangsaan yang menjadi bagian tak terpisahkan pada diri para santri.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung mengatakan bahwa para santri juga akan mengambil peran pada gelaran Muktamar NU pada Desember mendatang. “Mereka bisa menjadi pendamping bagi para tamu kita, terutama mempromosikan Kota Bandar Lampung,” katanya.
Ke depan, duta santri juga dapat dilibatkan pada kegiatan ekstrakurikuler agama islam di lingkungan sekolah. “Mereka ini kan pengetahuan agama islamnya sudah luar biasa. Mudah-mudahan dapat mengajarkan bukan hanya di pesantren, tapi juga di sekolah lain. Kita juga akan bekerjasama dengan pondok pesantren untuk ekstrakurikuler di sekolah,” ungkapnya.
Di sisi lain, Putri Radita Anggraini yang terpilih sebagai duta santri ter the best di Bandar Lampung mengatakan bahwa santri berkompeten dalam berbagai bidang. Secara khusus mereka harus menguasai kitab kuning, wawasan kebangsaan, Nahdlatul Ulama, hingga publik speaking.
Sebagai duta santri ter the best, Putri memiliki misi mempromosikan kompetensi santri dalam rangka syiar keagamaan. Menurutnya, para santri harus bisa menunjukkan kesantriannya yang berkompeten dalam berbagai bidang.
“Kita berasal dari beberapa pondok pesantren, tentunya banyak yang bisa kita ekspos kepada masyarakat, seperti ada hadroh putri, puisi santri, liga santri untuk bidang olahraga dan masih banyak lagi. Dan kita tunjukkan bahwa santri juga bisa,” ungkapnya. (*)






















Discussion about this post