Lampung Geh, Bandar Lampung – Evaluasi pelaksanaan bazar wisata kuliner di Taman UMKM Bung Karno, Dinas Perindustrian mendapati sejumlah pedagang yang belum mengisi stand, Selasa (2/11).

Demikian diungkapkan oleh Kepala Dinas Perindustrian Kota Bandar Lampung Ariansyah. Pihaknya akan menghubungi para pedagang atau pun pegiat UMKM yang belum mengisi stand yang sebelumnya telah diundi penempatannya.
Saat gelaran bazar UMKM perdana pada 30 dan 31 Oktober 2021, Adiansyah memaparkan, dari 400 pedagang yang hadir sebanyak 340 pedagang. Artinya, ada 60 pedagang yang tidak hadir, dan hal ini menjadi catatan tersendiri bagi Dinas Perindustrian.
“Beberapa pedagang yang mungkin kemarin berhalangan, atau tidak jadi dagang akan kita konfirmasi ulang. Kalau memag tidak jadi dagang ya akan kita ganti supaya tidak kosong, jadi terisi semua (stand-nya),” ujar Adiansyah.
Sebagai daya tarik pengunjung, pihaknya juga akan menyiapkan hadiah atau pun doorprise setiap hari gelaran bazar, yakni Sabtu dan Minggu. “Kita juga akan siapkan dorprise untuk pengunjung yang akan kita undi,” lanjutnya.
Terkait masalah kebersihan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup kota setempat untuk menyediakan tempat penampungan sampah. Sedangkan untuk toilet darurat, sementara disediakan dua unit.
Ke depan, Taman Wisata Kuliner akan diperkaya dengan kuliner tradisional khas Lampung untuk menarik pengunjung. “Baru ada beberapa, nanti kita minta supaya ditambah lagi untuk variasi makanan tradisional khas Lampungnya,” pungkasnya.
Sebelumnya, taman wisata kuliner bagi UMKM resmi dibuka oleh wali kota Bandar Lampung pada Sabtu (30/11), di sepanjang Jalan Gatot Subroto. Stand yang tersedia diisi oleh berbagai produk UMKM, mulai dari kerajinan, fashion, hingga kuliner. Kegiatan yang terpusat di Taman UMKM Bung Karno tersebut digelar setiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu mulai pukul 06.00-10.00 WIB. (*)






















Discussion about this post