
Lampung Geh, Bandar Lampung – Founder dan Co-Founder Lampung Geh (PT Lampung Geh Helau), Bery Decky Saputra dan M Adita Putra mengisi materi dalam acara School of Media yang diselenggarakan BEM Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila), Sabtu (4/11).
Daffa Fahreza, Ketua BEM FK Unila mengungkapkan, era serba digital ini BEM FK sebagai organisasi mahasiswa resmi di kampus harus tak boleh jauh dari pemahaman tentang media sosial dan design grafis.

“Menurut saya ini era digitalisasi yang semua orang itu berbasis digital. Bahkan, sekarang jualan-jualan juga sudah lewat digital. Dan semua itu hanya mengandalkan HP, maka dari itu kita harus mengindahkan segala bentuk digital, kita juga harus bisa design,” kata Daffa saat diwawancarai Lampung Geh.
Kegiatan yang dinamai School of Media ini merupakan agenda tiap tahun dari bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) FK Unila untuk meningkatkan kemampuan pengurusnya.
“Memang kita adakan setiap tahunnya dalam setiap kabinet (BEM ),”
Di samping itu, Daffa merasa bangga bisa menggaet Lampung Geh salah satu media di Lampung untuk berbagi kiat dalam pengelolaan media sosial dan design grafis.

“Maka dari itu saya mengatakan luar biasa sekali kalau kita bisa design dan saya bangga sekali bisa mendatangkan founder dan Co-founder Lampung Geh,” ungkapnya.
Setelah pemaparan para pemateri, Daffa berharap, para pengurus bisa memahami lebih dalam dan memaksimalkan penggunaan media sosial dan design grafis.
“(Seperti) design dengan prinsipnya. Apa lagi sekarang semua udah serba AI, apa apa cepet jadi, dengan ini (paparan dari pemateri) kita lebih bisa memaksimalkan yang ada,” tuturnya.
“Harapan saya BEM FK Unila bisa mengikuti perkembangan jaman dan bisa mengikuti era digital,” pungkasnya.

Founder Lampung Geh, Bery Decky Saputra mengungkapkan rasa bangga bahwa mahasiswa FK Unila sangat antusias dalam mendalami perkembangan media sosial dan design grafis.
“Kami juga berterima kasih kepada BEM FK Unila, yang sudah mempercayai Lampung Geh sebagai tempat berbagi, berdiskusi, apapun tentang kemediaan. Baik pengelolaan media sosial hingga kreativitas design grafisnya,” kata Bery.
“Setahu saya mahasiswa Kedokteran ini sibuk ya, tapi ternyata masih semangat untuk belajar di luar dari ilmu kedokterannya, dalam hal ini media,” lanjutnya.
Sebagai generasi milenial yang paling dekat dengan generasi Z yang diisi para mahasiswa ini, Bery mengatakan, ia bersama Co-founder M Adita Putra dan tim Lampung Geh siap untuk menjadi teman berbagi pengalaman kemediaan untuk para mahasiswa di Lampung.
“Beberapa kali berbagi bersama adik-adik mahasiswa, itu sangat membuat kita semakin semangat untuk berbagi. Dan semoga adanya Lampung Geh di Lampung bisa bermanfaat bagi semuanya,” tutup Bery. (Ansa/Put)






















Discussion about this post