
Lampung Geh, Bandar Lampung – APML (Aliansi Pers Mahasiswa Lampung) merupakan aliansi atau perkumpulan sejumlah Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang berada di provinsi Lampung.
Koordinator APML periode 2023, Sepbrina Larasati mengatakan, APML ini didirikan pada tahun 2010 oleh seorang mahasiswa yang tergabung dalam LPM di Universitas Lampung, yaitu UKPM Teknokra.
“APML mulai dicetuskan tahun 2010 silam oleh mahasiswa yang tergabung di salah satu Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) di Universitas Lampung (Unila), yakni Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra, yakni Andri Kurniawan,” ungkapnya.
Struktur APML
Ia juga menjelaskan, APML ini di pimpin oleh Koordinator APML yang bertugas memandu APML dan dibantu oleh Sekretaris Jenderal juga Bendahara Umum.
“Struktur presediumnya sendiri hanya ada 3 sampai saat ini, yakni jabatan tertinggi itu Koordinator, yakni pimpinan tertinggi memandu aliansi ini. Dan dibantu dengan Sekretaris Jenderal dan Bendahara Umum,” kata Sepbrin, sapaan akrabnya.
Program Kerja APML
Dalam hal ini, Sepbrin yang juga pers mahasiswa dari Teknora Unila ini menjelaskan, kegiatan yang dilakukan APML ini akan disesuaikan dengan Program Kerja (Progja) yang di sepakati oleh presidium APML, pada 2023 ini APML memiliki empat program kerja.
“Kegiatannya sendiri disesuaikan dengan Program Kerja (Progja) dari kepengurusan yang dibuat oleh presedium APML sendiri, untuk Progja tahun 2023 ini ada 4 Progja, yaitu diskusi publik, APML berbagai, APML visit dan APML Award,” jelasnya.
Pada tahun 2023 ini, APML lebih mengedepankan diskusi publik guna membahas isu-isu yang sedang marak di lingkungan masyarakat dan dapat mengedukasi masyarakat.
“Untuk tahun ini yang lebih diutamakan itu Diskusi Publik untuk membahas isu-isu yang sedang marak di lingkungan masyarakat dan mengedukasi masyarakat,” lanjutnya.
Alasan Terbentunya APML
Dibuatnya APML ini, agar sesama jurnalis kampus dapat berkumpul saling menguatkan dan menambah relasi antar sesama profesi jurnalis kampus.
“APML ini ada salah satunya untuk saling memperkuat serta menambah relasi antar sesama profesi jurnalis kampus. Karena tergabung sebagai jurnalis kampus itu sangat banyak rintangan dan pengalaman yang luar biasa, banyaknya intimidasi dan kerentanan dalam meliput berita yang cukup kritis itu tidaklah mudah,” jelas Mahasiswi Jurusan Pendidikan Bimbingan Konseling, FKIP Unila.
APML tidak memiliki sekretariat khusus karena APML merupakan sebuah aliansi bukan organisasi, sehingga penempatan nya kondisional dan fleksibel.
“APML sendiri sampai saat ini tidak memiliki sekretariat atau tempat khusus, karena ini sebuah aliansi bukan organisasi atau lembaga yang bernaung di bawah apa pun, jadi kondisional dan fleksibel,” ungkapnya.
Sepbrin juga menuturkan, untuk dapat bergabung dalam APML ini tidak memiliki syarat khusus, hanya terdaftar dalam Lembaga Pers Mahasiswa di Lampung.
“Yang bisa bergabung di APML ini adalah Lembaga Pers Mahasiswa di Lampung yang ingin dan aktif menjadi jurnalis kampus dalam hal pemberitaan di kampus atau regional. Untuk saat ini yang aktif bergabung bersama APML ada 14 LPM di Lampung, tidak memiliki persyaratan yang spesifik, namun jika mahasiswa yang aktif berorganisasi menjadi jurnalis kampus di LPM Lampung yang aktif di APML, maka otomatis ia bergabung dengan APML,” ujarnya.
14 Lembaga Pers yang Tergabung APML
- Teknokra Unila
- Kronika IAIN Metro
- Republica Unila
- Lembaga Pers Itera
- Rotasi UBL
- Persma Raden Intan UIN Lampung
- Natural Unila
- Pilar Unila
- Peristiwa Unila
- Karintas STIE Gentiaras
- Lightteen Poltekes Tanjung Karang
- Sukma Polinela
- Permata Umitra
- Teknokrat Tv Teknokrat
Nilai yang Dijunjung APML
APML juga menjunjung nilai kode etik jurnalistik dan mengungkapkan kebenaran tanpa memandang pihak mana pun tambah Sepbrin.
“Nilai yang dijunjung APML sendiri ialah menyesuaikan dengan nilai-nilai kode etik jurnalistik, kemudian menyesuaikan marwah sebagai jurnalis, yakni berani mengungkap kebenaran tanpa memandang suatu apa pun,” tutupnya. (Put/Ansa)






















Discussion about this post