Lampung Geh, Bandar Lampung – Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana memberikan pengakuan bahwa Bakso Son Haji Sony yang kini sedang berpolemik merupakan salah satu makanan favoritnya, Rabu (21/7).

Hal tersebut diungkapkan Eva Dwiana saat ditanyakan ketegasan Pemkot Bandar Lampung terkait polemik Bakso Son Haji Sony. Eva membenarkan bahwa gerai Bakso Son Haji Sony masih diizinkan beroperasi.

“Memang ada beberapa gerai Bakso Sony yang kita biarkan tetap buka. Yang penting kita sudah ikuti aturan, kalau tidak ada niat baik ya silakan,” ujarnya.
Selain itu, Eva juga mengakui bahwa Bakso Son Haji Sony merupakan salah satu menu kuliner kesukaannya. Bahkan, menurut Eva, bakso Sony juga menjadi salah satu kuliner yang dipilihnya untuk dijadikan oleh-oleh.
“Saya nggak tega, Bakso Sony adalah salah satu makanan favorit bunda. Biasanya bunda kirim (bakso Sony) kalau ada teman-teman dari luar kota, dan saudara-saudara bunda. Dengan adanya informasi ini ya mereka menyayangkan,” ungkap Eva.
Sebelumnya, TP4D Bandar Lampung melakukan penutupan terhadap 6 gerai Bakso Son Haji Sony. Penyegelan didasari ketidakpatuhan Bakso Son Haji Sony dalam mengoptimalkan pemakaian tapping box. Karena hal tersebut, Pemkot Bandar Lampung dirugikan dari sisi potensi pajak yang seharusnya disetor oleh Bakso Son Haji Sony, yang perbulannya diperkirakan mencapai Rp 400-500 juta, dan yang disetorkan selama ini hanya Rp 150 juta.
Seiring dengan polemik penutupan gerai, pihak Bakso Son Haji Sony juga memasang pengumuman bahwa akan memindahkan kegiatan usahanya ke luar kota dan akan menutup semua gerai yang ada di Bandar Lampung.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandar Lampung, Yanwardi mengatakan, sejak awal pemasangan tapping box, pihak Bakso Son Haji Sony tidak mengoptimalkan pemakaiannya. Pihaknya juga sudah melayangkan surat peringatan, hingga akhirnya dilakukan tindakan penutupan sementara terhadap sejumlah gerai. (*)






















Discussion about this post