Lampung Geh, Bandar Lampung – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Lampung mengimbau agar pemerintah memperhatikan capaian vaksinasi jika akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM), khususnya pelajar usia 6-11 tahun.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua IDI Lampung Boy Zaghul Zaini. Menurutnya, vaksinasi harus dipercepat guna melindungi siswa dari COVID-19 di lingkungan pendidikan. “Meskipun imunnya kuat, tapi masih ada kemungkinan tertular,” ujarnya.
Dia melanjutkan, dalam menerapkan PTM juga perlu memperhatikan status level PPKM di setiap daerah. Diketahui, 14 daerah di Lampung berstatus PPKM Level 1, sedangkan 1 daerah lainnya berstatus level 2.
Penerapan protokol kesehatan di sekolah juga harus dilakukan pemantauan oleh dinas terkait. “Protokol kesehatan harus diterapkan oleh seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, para guru, hingga pengawas dan penjaga sekolah. Jadi jangan sampai lengah,” katanya.
Selain itu, lanjutnya, pengaturan jumlah siswa juga harus diperhatikan. “Jangan sampai, PTM yang diselenggarakan akan menimbulkan kerumunan yang berpotensi klaster baru,” pungkasnya.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, target vaksinasi anak-anak di Provinsi Lampung sebanyak 913.590 anak. Sementara untuk capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 128.589 anak (14,08%) dan dosis kedua sebanyak 104 anak (0,01 %). (*)






















Discussion about this post