Lampung Geh, Bandar Lampung – Status level asesmen Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Bandar Lampung menunjukkan penurunan, dari sebelumnya level 3 ke level 2, Selasa (5/10).
Hal tersebut berdasarkan Inmendagri Nomor 48 Tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, Level 2, dan Level 1. Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Sebelumnya, status PPKM Level 3 Kota Bandar Lampung diperpanjang dari tanggal 21 September hingga 4 Oktober 2021.
Berdasarkan Inmendagri tersebut diketahui, 14 kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang berstatus PPKM Level 2 yaitu, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Lampung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, Kabupaten Lampung Barat, Kabupaten Tulang Bawang, Kabupaten Tanggamus, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Way Kanan, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Kabupaten Pesisir Barat, dan Kota Metro. Sedangkan Kabupaten Pringsewu masih berada di status PPKM Level 3.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana turut bersyukur atas penurunan level asesmen PPKM. Namun, pihaknya tetap mengimbau agar masyarakat selalu menggunakan protokol kesehatan, minimal memakai masker. “Iya, Alhamdulillah, tapi masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan, setidaknya pakai masker. Dan mudah-mudahan situasinya terus membaik menuju zona aman,” ujar Eva Dwiana.
Menurut Eva, meski keadaan semakin membaik, masyarakat harus tetap melakukan antisipasi, terutama dengan munculnya varian baru COVID-19, yakni Varian MU. “Ini juga berkat kerja sama antar Forkopimda baik provinsi maupun kota. Kita juga harus antisipasi dan tetap waspada dengan COVID-19 varian MU,” katanya.
Di sisi lain, Eva menyebutkan bahwa vaksinasi COVID-19 di Kota Bandar Lampung masih terus berlangsung secara bertahap. Sejauh ini, lanjut Eva, vaksinasi COVID-19 di Kota Bandar Lampung mencapai 700 ribu, dari target 870 ribu.
“Alhamdulillah capaian vaksinasi kita hampir 700 ribu lebih. Kita juga sudah dapat bantuan vaksin Pfizer 60 ribu, nanti dilakukan vaksinasi bertahap kepada masyarakat,” pungkasnya. (*)






















Discussion about this post